<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aan Choto 阿安國德 &#187; Aplikasi Komputer</title>
	<atom:link href="http://aanchoto.com/category/pendidikan/apkom/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aanchoto.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 May 2012 16:18:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Keamanan Jaringan</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/09/673/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/09/673/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Sep 2010 11:31:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=673</guid>
		<description><![CDATA[Masalah keamanan jaringan komputer secara umum dapat dibagi menjadi empat kategori yang saling berkaitan : 1. Secrecy/Confidentiality Informasi yang dikirimkan melalui jaringan komputer harus dijaga sedemikian rupa kerahasiaannya sehingga tidak dapat diketahui oleh pihak yang tidak berhak mengetahui informasi tersebut. 2. Authentication Identifikasi terhadap pihak-pihak yang sedang melakukan komunikasi melalui jaringan harus dapat dilakukan. Pihak&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah keamanan jaringan komputer secara umum dapat dibagi menjadi empat kategori yang saling berkaitan :</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Secrecy</strong><strong>/Confidentiality</strong></p>
<p>Informasi yang dikirimkan melalui jaringan komputer harus dijaga sedemikian rupa kerahasiaannya sehingga tidak dapat diketahui oleh pihak yang tidak berhak mengetahui informasi tersebut.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Authentication</strong></p>
<p>Identifikasi terhadap pihak-pihak yang sedang melakukan komunikasi melalui jaringan harus dapat dilakukan. Pihak yang berkomunikasi melalui jaringan harus dapat memastikan bahwa pihak lain yang diajak berkomunikasi adalah benar-benar pihak yang dikehendaki.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Nonrepudiation</strong></p>
<p>Pembuktian korespondensi antara pihak yang mengirimkan suatu informasi dengan informasi yang dikirimkan juga perlu dilakukan dalam komunikasi melalui jaringan komputer. Dengan pembuktian tersebut, identitas pengirim suatu informasi dapat dipastikan dan penyangkalan pihak tersebut atas informasi yang telah dikirimnya tidak dapat dilakukan.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Integrity Control </strong></p>
<p>Informasi yang diterima oleh pihak penerima harus sama dengan informasi yang telah dikirim oleh pihak pengirim. Informasi yang telah mengalami perubahan dalam proses pengiriman, misalnya diubah oleh pihak lain, harus dapat diketahui oleh pihak penerima.<span id="more-673"></span></p>
<p>Dalam protokol stack OSI (Open Systems Interconnection) Reference Model terdapat beberapa kemungkinan penempatan aspek keamanan jaringan. Terdapat pula kemungkinan bahwa aspek keamanan jaringan tidak hanya ditempatkan pada salah satu layer melainkan dikombinasikan pada beberapa layer sekaligus karena penempatan pada tiap layer memiliki keunggulan masing-masing. Pada physical layer, kabel transmisi dapat diamankan dengan penggunaan tabung pelapis yang berisi gas bertekanan tinggi. Pada data link layer, paket pada jalur point-to-point dapat dienkripsi ketika meninggalkan sebuah mesin dan didekripsi ketika masuk ke mesin yang lain. Pada network layer, penggunaan firewall dan protocol IPsec digunakan untuk menjamin keamanan.Pada transport layer, koneksi dapat dienkripsi untuk menjamin kemanan antarproses (end-toend). Terakhir, pada application layer, aspek autentikasi dan nonrepudiation dapat dijamin dengan algoritma pada aplikasi yang digunakan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Tujuan Keamanan Jaringan Komputer:</strong></p>
<p>• Availability / Ketersediaan</p>
<p>• Reliability / Kehandalan</p>
<p>• Confidentiality / Kerahasiaan</p>
<p><strong>• Cara Pengamanan Jaringan Komputer :</strong></p>
<p>– Autentikasi</p>
<p>– Enkripsi</p>
<p><strong>Autentikasi</strong></p>
<ol>
<li>Proses pengenalan peralatan, system operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan komputer</li>
<li>Autentikasi dimulai pada saat user login ke jaringan dengan cara memasukkan password.</li>
</ol>
<p><strong>Tahapan Autentikasi</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>-       Autentikasi untuk mengetahui lokasi dari peralatan pada suatu simpul jaringan (data link layer dan network layer)</p>
<p>-       Autentikasi untuk mengenal sistem operasi yang terhubung ke jaringan (transport layer)</p>
<p>-       Autentikasi untuk mengetahui fungsi/proses yang sedang terjadi di suatu simpul jaringan (session dan presentation layer)</p>
<p>-       Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi yang digunakan (application layer).</p>
<p><strong>Enkripsi</strong></p>
<ul>
<li>Teknik pengkodean data yang berguna untuk menjaga data / file baik di dalam komputer maupun pada jalur komunikasi dari pemakai yang tidak dikehendaki.</li>
<li>Enkripsi diperlukan untuk menjaga kerahasiaan data.</li>
</ul>
<p><strong>Teknik Enkripsi</strong></p>
<p>• DES (Data Encription Standard)</p>
<p>• RSA (Rivest Shamir Adelman)</p>
<p><strong>Penyebab Terjadinya Kejahatan Komputer :</strong></p>
<ol>
<li>Kepentingan pribadi atau kelompok yang ingin memperkaya diri mereka tanpa memikirkan dampak yang mereka lakukan.</li>
<li>Kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat menyebabkan sebagian orang untuk menempuh jalur singkat untuk mencapai kesuksesan mereka dan yang sering terjadi adalah cara yang mereka gunakan banyak merugikan orang lain atau perusahaan tempat mereka bekerja.</li>
<li>Adanya DEMORALISASI yaitu kemerosotan ahklak masyarakat.</li>
<li>Kurangnya pemahaman Agama.</li>
<li>Security sistem yang mudah di bobol oleh hacker.</li>
</ol>
<p><strong>Jenis Ancaman Jaringan Komputer : </strong></p>
<p>• <strong>FISIK</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li>Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan</li>
<li>Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan</li>
<li>Wiretapping</li>
<li> Bencana alam</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p>• <strong>LOGIK</strong></p>
<ul>
<li>Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi</li>
<li>Virus</li>
<li>Sniffing</li>
</ul>
<p><strong>Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan :</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Sniffer</span></strong></p>
<p>Peralatan yang dapat memonitor proses yang sedang berlangsung.</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Spoofing</span></strong></p>
<p>Penggunaan komputer untuk meniru (dengan cara menimpa identitas atau alamat IP.</p>
<p>•<strong><span style="text-decoration: underline;"> Phreaking</span></strong></p>
<p>Perilaku menjadikan sistem pengamanan telepon melemah.</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Remote Attack</span></strong></p>
<p>Segala bentuk serangan terhadap suatu mesin dimana penyerangnya tidak memiliki kendali terhadap mesin tersebut karena dilakukan dari jarak jaruh di luar sistem jaringan atau media transmisi.</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Hole</span></strong></p>
<p>Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat pengaksesan tanpa melalui proses autorisasi.</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Spammer</span></strong></p>
<p>Secara harfiah arti spam adalah sampah, mengapa dikatakan sampah, karena sesuatu yang tidak kita inginkan berada di tempat kita atau rumah kita maka kita mengatakannya sebagai sampah. Nah..begitu juga dengan surat-surat kita yang masuk pada inbox terkadang terdapat surat yang tidak kita kenali asalnya dan bukan termasuk salah satu dari sekian banyak nama pada daftar kontak kita. Maka surat seperti ini dalam istilah email di sebut sebagai spam</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Virus Komputer</span></strong></p>
<p>Pengertian Virus Komputer Virus komputer adalah suatu program komputer Definisi umum virus komputer adalah program komputer yang biasanya berukuran kecil yang dapat meyebabkan gangguan atau kerusakan pada sistem komputer dan memiliki beberapa kemampuan dasar, diantaranya adalah :</p>
<ol>
<li>Kemampuan untuk memperbanyak diri</li>
</ol>
<p>Yakni kemampuan untuk membuat duplikat dirinya pada file-file atau disk-disk yang belum ditularinya, sehingga lama-kelamaan wilayah penyebarannya semakin luas.</p>
<ol>
<li>Kemampuan untuk menyembunyikan diri</li>
</ol>
<p>Yakni kemampuan untuk menyembunyikan dirinya dari perhatian user, antara lain dengan cara-cara berikut :</p>
<ol>
<li>Menghadang keluaran ke layar selama virus bekerja, sehingga pekerjaan virus tak tampak oleh user.</li>
<li>Program virus ditempatkan diluar track2 yang dibuat DOS (misalkan track 41)</li>
<li>Ukuran virus dibuat sekecil mungkin sehingga tidak menarik kecurigaan.</li>
<li>Kemampuan untuk mengadakan manipulasi</li>
</ol>
<p>Sebenarnya rutin manipulasi tak terlalu penting. Tetapi inilah yang sering mengganggu. Biasanya rutin ini dibuat untuk :</p>
<ol>
<li>Membuat tampilan atau pesan yang menggangu pada layer monitor</li>
<li>Mengganti volume label disket</li>
<li>Merusak struktur disk, menghapus file-file</li>
<li>Mengacaukan kerja alat-alat I/O, seperti keyboard dan printer</li>
<li> Kemampuan untuk mendapatkan informasi</li>
</ol>
<p>Yakni kemampuan untuk mendapatkan informasi tentang struktur media penyimpanan seperti letak boot record asli, letak table partisi, letak FAT3, posisi suatu file, dan sebagainya.</p>
<ol>
<li>Kemampuan untuk memeriksa keberadaan dirinya</li>
</ol>
<p>Sebelum menyusipi suati file virus memeriksa keberadaan dirinya dalam file itu dengan mencari ID (tanda pengenal) dirinya di dalam file itu. File yang belum tertular suatu virus tentunya tidak mengandung ID dari virus yang bersangkutan. Kemampuan ini mencegah penyusupan yang berkali-kali pada suatu file yang sama.</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Worm</span></strong></p>
<p>Cacing-cacing di Internet (Worms) adalah autonomous intrusion agents yang mampu melakukan penggandaan-diri dan menyebar dengan memanfaatkan kelemahan-kelemahan sekuriti (security flaws) pada services yang umum digunakan. Worm bukanlah sebuah fenomena baru, ditemukan pertama kali penyebarannya pada tahun 1988. Worms telah menjadi sebuah ancaman yang mematikan di Internet, walaupun sebagian besar kasus yang terjadi secara spesifik adalah pada sistim berbasis Windows. Beberapa jenis worms terbaru memanfaatkan electronic mail (e-mail) sebagai medium penyebarannya.</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Spyware</span></strong></p>
<p>Spyware dan Adware adalah suatu program (software) yang sengaja dibuat dan disebarluaskan oleh para produsen pembuatnya dan disebarluaskan di internet agar mereka bisa mengintai semua aktifitas orang lain di internet, khususnya pada saat mereka sedang melakukan browsing. Jika program yang mereka buat ( terdapat spyware / adware) sudah tertanam dan aktif di komputer seseorang, maka mereka akan mudah melakukan berbagai hal yang pada intinya akan merugikan pengguna internet, misalnya meng-invade your privacy, and flood you eith those horrible popups. Dan kemudian lebih lanjut ” if you are like most users on the internet, chances are you are probably infected with these applications” Jadi spyware itu bisa di ibaratkan dia adalah parasit pada sebuah computer.</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Hacker</span></strong></p>
<p>-       Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang dilakukannya.</p>
<p>-       Hacker tidak merusak system.</p>
<p>• <strong><span style="text-decoration: underline;">Cracker</span></strong></p>
<p>-       Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat</p>
<p>-       Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak).</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>– Ciri-ciri cracker :</strong></p>
<p>• Bisa membuat program C, C++ atau pearl</p>
<p>• Memiliki pengetahuan TCP/IP</p>
<p>• Menggunakan internet lebih dari 50 jam per-bulan</p>
<p>• Menguasai sistem operasi UNIX atau VMS</p>
<p>• Suka mengoleksi software atau hardware lama</p>
<p>• Terhubung ke internet untuk menjalankan aksinya</p>
<p>• Melakukan aksinya pada malam hari, dengan alasan waktu yang memungkinkan, jalur komunikasi tidak padat, tidak mudah diketahui orang lain.</p>
<p>– Penyebab cracker melakukan penyerangan :</p>
<p>• spite, kecewa, balas dendam</p>
<p>• sport, petualangan</p>
<p>• profit, mencari keuntungan dari imbalan orang lain</p>
<p>• stupidity, mencari perhatian</p>
<p>• cruriosity, mencari perhatian</p>
<p>• politics, alasan politis.</p>
<p>– Ciri-ciri target yang dibobol cracker :</p>
<p>• Sulit ditentukan</p>
<p>• Biasanya organisasi besar dan financial dengan system pengamanan yang canggih</p>
<p>• Bila yang dibobol jaringan kecil biasanya sistem pengamanannya lemah, dan pemiliknya baru dalam bidang internet.</p>
<p>– Ciri-ciri target yang “berhasil” dibobol cracker :</p>
<p>• Pengguna bisa mengakses, bisa masuk ke jaringan tanpa “nama” dan “password”</p>
<p>• Pengganggu bisa mengakses, merusak, mengubah atau sejenisnya terhadap data</p>
<p>• Pengganggu bisa mengambil alih kendali sistem</p>
<p>• Sistem hang, gagal bekerja, reboot atau sistem berada dalam  kondisi tidak dapat dioperasikan.</p>
<p><strong>Beberapa Ancaman dan Serangan</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li>Tujuan utama dengan adanya keamanan adalah untuk membatasi akses informasi dan sesumber hanya untuk pemakai yang memiliki hak akses.</li>
<li>Ancaman keamanan:
<ul>
<li><strong>Leakage (Kebocoran) </strong>: pengambilan informasi oleh penerima yang tidak berhak</li>
<li><strong>Tampering </strong>: pengubahan informasi yang tidak legal</li>
<li><strong>Vandalism (perusakan) </strong>: gangguan operasi sistem tertentu. Si pelaku tidak mengharap keuntungan apapun.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Serangan pada sistem terdistribusi tergantung pada pengkasesan ke saluran komunikasi yang ada atau membuat saluran baru yang menyamarkan (masquerade) sebagai koneksi legal.</p>
<ul>
<li>Penyerangan Pasive, Hanya mengamati komunikasi atau data</li>
<li>Penyerangan Aktif, Secara aktif memodifikasi komunikasi atau data</li>
</ul>
<p>-       Pemalsuan atau pengubahan Email</p>
<p>-       TCP/IP Spoofing</p>
<p><strong>Beberapa Metode Penyerangan</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Eavesdropping</strong>, mendapatkan duplikasi pesan tanpa ijin</li>
<li><strong>Masquerading</strong>, Mengirim atau menerima pesanmenggunakan identita lain tanpa ijin mereka</li>
<li><strong>Message tampering</strong>, Mencegat atau menangkap pesan dan mengubah isinya sebelum dilanjutkan ke penerima sebenarnya. “man-in-the-middle attack” adalah bentuk message tampering dengan mencegat pesan pertama pada pertukaran kunci enkripsi pada pembentukan suatu saluran yang aman. Penyerang menyisipkan kunci lain yang memungkinkan dia untuk mendekrip pesan berikutnya seelum dienkrip oleh penerima</li>
<li><strong>Replaying</strong>, menyimpan pesan yang ditangkap untuk pemakaian berikutnya.</li>
<li><strong>Denial of Service, </strong>membanjiri saluran atau sesumber lain dengan pesan yang bertujuan untuk menggagalkan pengaksesan pemakai lain</li>
</ul>
<p><strong>Dampak &#8211; Dampaknya Kejahatan Komputer:</strong></p>
<ol>
<li>Kinerja Computer akan terasa lambat, terutama setelah terhubung dengan internet.</li>
<li>Browser ( Mozilla FireFox, Internet Explorer, Opera Browser, Netscape dll ) terkadang atau seringkali macet ( hang / crash ) pada saat akan membuka halaman web tertentu.</li>
<li>Alamat situs yang sudah di-set secara default sering berubah.</li>
<li>Terkadang browser terbuka dengan sendirinya secara massal dan langsung mengakses situs tertentu.</li>
<li>Kerugian yang dialami oleh stakeholder.</li>
</ol>
<p><strong>Kebijakan dan Mekanisme Keamanan</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li>Pemisahan antara kebijakan dan mekanisme keamanan akan membantu memisahkan kebutuhan implementasinya.</li>
</ul>
<p>-       <strong>Kebijakan </strong>menspesifikasikan kebutuhan</p>
<p>-        <strong>Mekanisme </strong>menerapkan spesifikasi kebijakan tersebut.</p>
<ul>
<li>Berdasar spesifikasi dari OSI, sebuah layanan (kebijakan) keamanan meliputi :</li>
</ul>
<p>-       <strong>Access Control</strong>, Perlindungan terhadap pemakaian tak legak</p>
<p>-       <strong>Authentication</strong>, Menyediakan jaminan identitas seseorang</p>
<p>-       <strong>Confidentiality (kerahasiaan)</strong>, Perlindungan terhadap pengungkapan identitas tak legak.</p>
<p>-       <strong>Integrity</strong>, Melindungi dari pengubahan data yang tak legak</p>
<p>-       <strong>Non-repudiation (penyangkalan)</strong>, Melindungi terhadap penolakan komunikasi yang sudah pernah dilakukan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li>Untuk mencapai layanan keamanan tersebut, mekanisme-mekanisme yang dapat diterapkan :</li>
</ul>
<p>-       <strong>Enkripsi</strong></p>
<p>Digunakan untuk menyediakan kerahasiaan, dapat menyediakan authentication dan perlindungan integritas.<strong> </strong></p>
<p>-       <strong>Digital Signature</strong></p>
<p>Digunakan untuk menyediakan authentication, perlindungan integritas, dan non-repudiation.</p>
<p>-       <strong>Algoritma Checksum/Hash</strong></p>
<p>Digunakan untuk menyediakan perlindungan integritas, dan dapat menyediakan authentication. Satu atau lebih mekanisme dikombinasikan untuk menyediakan security service.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Keamanan Transaksi Elektronik</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Keamanan sangat dibutuhkan pada kebanyak transaksi</p>
<p>-       E-commerce</p>
<p>-       Banking</p>
<p>-       E-mail</p>
<p><strong>Transaksi elektronik dapat aman jika dilindungi dengan kebijakan dan mekanisme keamanan. </strong></p>
<p>Contoh :</p>
<p>Pembeli harus dilindungi terhadap<strong> </strong>penyingkapan kode credit number selama pengiriman dan juga terhadap<strong> </strong>penjual yang tidak bersedia mengirim barang setelah menerima<strong> </strong>pembayaran. Vendor harus mendapatkan pembayaran sebelum barang<strong> </strong>dikirim, sehingga perlu dapat memvalidasi calon pembeli sebelum member<strong> </strong>mereka akses.</p>
<p><strong>Penanggulangan Terjadinya Kejahatan Komputer</strong></p>
<p>Penanggulangan dan pencegahan kejahatan tidak cukup hanya dengan pendekatan secara integral, tetapi pendekatan sarana penal dan non penal tersebut harus didukung juga dengan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat.</p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/09/673/&via=aanchoto&text=Keamanan Jaringan &related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/09/673/&via=aanchoto&text=Keamanan Jaringan &related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/09/673/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Port TCP/IP</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/09/port-tcpip/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/09/port-tcpip/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Sep 2010 10:53:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=667</guid>
		<description><![CDATA[Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah satu set aturan standar komunikasi data yang digunakan dalam proses transfer data dari satu komputer ke komputer lain di jaringan komputer tanpa melihat perbedaan jenis hardware. Protokol TCP/IP dikembangkan dalam riset pertama kali oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) di Amerika Serikat dan paling banyak digunakan saat ini&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Transmission Control Protocol/Internet Protocol </em>(TCP/IP) adalah satu set aturan standar komunikasi data yang digunakan dalam proses <em>transfer </em>data dari satu komputer ke komputer lain di jaringan komputer tanpa melihat perbedaan jenis <em>hardware.</em> Protokol TCP/IP dikembangkan dalam riset pertama kali oleh <em>Defense Advanced Research Projects Agency </em>(DARPA) di Amerika Serikat dan paling banyak digunakan saat ini yang implementasinya dalam bentuk perangkat lunak <em>(software) </em>di system operasi. Protokol TCP/IP dikembangkan dalam riset pertama kali oleh <em>Defense Advanced Research Projects Agency </em>(DARPA) di Amerika Serikat dan paling banyak digunakan saat ini yang implementasinya dalam bentuk perangkat lunak <em>(software) </em>di system operasi.</p>
<p><em>1. Network Access Layer</em></p>
<p>Bertanggung jawab mengirim dan menerima data dari dan ke media fisik. Tiap protokol pada layer ini harus mampu menerjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang dimengerti komputer, <em>ethernet</em>, <em>token ring</em>, dan <em>dial-up modem </em>yang berjalan di atas <em>Public Switched Telephone Network </em>(PSTN), <em>Integrated Services Digitel Network </em>(ISDN), serta <em>Asynchronus Transfer Mode </em>(ATM).</p>
<p><em>2. Internet Layer</em></p>
<p>Bertanggungjawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat. Ada beberapa macam protokol di dalamnya, misalnya <em>Internet Protocol </em>(IP), <em>Address Resolution Protocol </em>(ARP), dan <em>Internet Control Message Protocol </em>(ICMP) .<span id="more-667"></span></p>
<p><em>3. Host to Host Layer</em></p>
<p>Bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua <em>host</em>/komputer. Ada dua macam protokol didalamnya, yaitu <em>Transmission Control Protocol </em>(TCP) dan <em>User Datagram Protocol </em>(UDP ).</p>
<p><em>4. Application Layer</em></p>
<p>Bertanggung jawab untuk menampilkan semua aplikasi yang menggunakan protocol TCP/IP. Sebagai contoh adalah <em>Hypertext Transfer Protocol </em>(HTTP)<em>, File Transfer</em> <em>Protocol </em>(FTP), dan <em>Telnet.</em> Berikut ini perbandingan referensi lapisan-lapisan layer model <em>Open Sistem Interconnection </em>(OSI) dengan layer model sistem operasi Linux yang digunakan di penelitian ini:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-668" title="Application Layer" src="http://aanchoto.com/wp-content/uploads/2010/09/Application-Layer.png" alt="" width="358" height="247" /></p>
<p><strong>Protokol TCP dan UDP</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-669" title="Protocol TCP IP" src="http://aanchoto.com/wp-content/uploads/2010/09/Protocol-TCP-IP.png" alt="" width="326" height="160" /></p>
<p>Protokol TCP/IP memiliki standar segmen yang didefinisikan dalam beberapa bagian Berikut:</p>
<p><em>Source Port </em>16 bit angka yang menunjukkan <em>port </em>asal.</p>
<p><em>Destination Port </em>16 bit angka yang menunjukkan <em>port </em>tujuan.</p>
<p><em>Sequence Number </em>32 bit angka yang digunakan untuk memastikan urutan yang benar dari data yang datang.</p>
<p><em>Acknowledgment Number </em>4 bit untuk menandakan koneksi yang berhasil.</p>
<p><em>Data Offset </em>32 bit indikasi data pertama.</p>
<p><em>Reserved </em>6 bit diset 0.</p>
<p><em>Control Bit </em>6 bit untuk URG, ACK, PSH, RST, SYN, FIN.</p>
<p><em>Window </em>16 bit angka dari oktet yang diterima oleh pengirim.</p>
<p><em>Checksum </em>16 bit checksum yang telah dikalkulasi dari <em>Field header </em>dan data.</p>
<p><em>Urgent Pointer </em>16 bit mengindikasikan akhir dari data yang penting.</p>
<p><em>Option </em>variable bit maximum TCP segment size.</p>
<p><em>Padding </em>variable bit memenuhi panjang header merupakan kelipatan 32 bit.</p>
<p><em>Data </em>data dari protokol lapis atas.</p>
<p>TCP dan UDP menggunakan nomor <em>port </em>(atau soket) untuk melewatkan informasi ke lapis yang lebih atas. Nomor <em>port </em>digunakan untuk membedakan aplikasi yang berbeda yang melewati jaringan pada saat yang bersamaan. Pengembang <em>software </em>aplikasi telah sepakat untuk menggunakan nomor-nomor <em>port </em>yang didefinisikan dalam RFC 1700 dan RFC 3232. Suatu komunikasi yang tidak melibatkan suatu aplikasi dengan nomor <em>port </em>yang sudah dikenal, akan diberikan nomor-nomor <em>port </em>yang diambil secara random dari suatu rentang tertentu. Nomor-nomor <em>port </em>ini digunakan sebagai alamat sumber dan tujuan dalam segmen TCP. Sesuai dengan RFC 2990 dan rekomendasi ITU E.800 pada tahun 1994 memberikan definisi QoS sebagai suatu kumpulan dari pengaruh performansi layanan yang menentukan tingkat kepuasan dari <em>user </em>terhadap suatu layanan. Sesuai dengan tujuan QoS, administrator dapat memberikan prioritas trafik tertentu. Suatu jaringan, mungkin saja terdiri dari satu atau beberapa teknologi <em>data link layer </em>yang mampu diimplementasikan QoS sesuai karakteristik teknologinya, misalnya: <em>Frame Relay, Ethernet, Token Ring, Point-to-Point Protocol </em>(PPP).</p>
<p>Sebuah jaringan dengan QoS-<em>enabled </em>dapat dibuat dengan beberapa teknologi yang</p>
<p>berbeda. Teknologi tersebut juga dibangun pada model QoS yang berbeda. Sebuah</p>
<p>model QoS terdiri dari beberapa aspek berikut ini:</p>
<p>a. <em>Scope </em>menetapkan jarak <em>logic </em>dimana sebuah model layanan disediakan.</p>
<p>b. <em>Granularity </em>menetapkan satuan terkecil yang diperlakukan oleh sebuah model layanan.</p>
<p>c. <em>Time scale </em>menetapkan sifat <em>granularity </em>dalam satuan waktu dimana sebuah model layanan disediakan.</p>
<p>d. <em>Control model </em>menetapkan <em>entity </em>yang mengambil kontrol terhadap jaringan dan bagaimana cara melakukannya. Sebagai contoh adalah kontrol yang dapat dilakukan pada jaringan atau <em>end-system</em>.</p>
<p>Sedangkan salah satu model QoS yang dapat diaplikasikan adalah <em>packet scheduling</em></p>
<p>atau disiplin antrian atau penjadwalan paket.</p>
<p><strong>Karakteristik QoS</strong></p>
<p>Banyak aplikasi yang tidak begitu sensitif terhadap <em>network congestion</em>. Sebagai contoh <em>File Transfer Protocol </em>(FTP) memiliki toleransi yang besar untuk <em>network delay </em>dan terbatasnya <em>bandwidth</em>. Berbeda dengan aplikasi-aplikasi baru seperti <em>audio </em>dan <em>video </em>yang pada umumnya sensitif terhadap <em>delay</em>, dalam hal ini QoS dapat digunakan untuk menyediakan jaminan layanan untuk aplikasi-aplikasi tersebut. Ada empat layanan yang digunakan untuk pengukuran parameter QoS , berikut ini adalah macam layanan tersebut:</p>
<p>1. <em>Bandwidth </em>merupakan <em>rate transfer </em>data maksimal yang dapat diteruskan antara dua titik. <em>Bandwidth </em>yang dibutuhkan untuk aplikasi suara dipengaruhi oleh algoritma kompresi yang digunakan. Sebagai contoh, <em>header </em>kompresi <em>Real Time Protocol </em>(RTP) dan teknik deteksi aktifitas dapat digunakan untuk mengurangi <em>bandwidth </em>yang digunakan oleh panggilan suara dalam jangkauan 11.2 kbps sampai 50 kbps. Aplikasi <em>video </em>membutuhkan koneksi <em>bandwidth </em>yang lebih tinggi dari 20 sampai 64 Kbps untuk kualitas dan resolusi rendah, sebesar 386 Kbps atau lebih untuk kualitas menengah dan sampai 15 mbps untuk kualitas <em>broadcast</em>.</p>
<p>2. <em>Delay </em>merupakan waktu yang dibutuhkan oleh data untuk menempuh jarak dari asal ke tujuan. <em>Delay </em>dari pengirim ke penerima pada dasarnya tersusun atas <em>hardware </em>latency, <em>delay </em>akses, dan <em>delay </em>transmisi. <em>Delay </em>yang paling sering dialami oleh trafik yang lewat adalah <em>delay </em>transmisi. Dalam rekomendasi G.114 International Telecommunication Union (ITU) telah menspesifikasikan sebuah jangkuan 0-150 milidetik sebagai <em>delay </em>jaringan yang dapat diterima untuk aplikasi suara.</p>
<p>3. <em>Delay Variation </em>merupakan variasi <em>delay end-to-end </em>paket-paket yang diterima. Dimana pengiriman paket dilakukan secara <em>continuous stream.</em></p>
<p>4. <em>Losses, </em>dimana kemungkinan hilangnya paket saat proses pengiriman. Dua aplikasi yang sensitif terhadap <em>loss </em>adalah <em>voice </em>dan <em>high definition video.</em></p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/09/port-tcpip/&via=aanchoto&text=Port TCP/IP&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/09/port-tcpip/&via=aanchoto&text=Port TCP/IP&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/09/port-tcpip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IP Addressing Class A</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/09/ip-addressing-class-a/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/09/ip-addressing-class-a/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Sep 2010 10:43:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=664</guid>
		<description><![CDATA[IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127. Karakteristik IP Kelas A: Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH Bit Pertama : 0 NetworkID : 8&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127.</p>
<p>Karakteristik IP Kelas A:</p>
<p>Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH<br />
Bit Pertama : 0<br />
NetworkID : 8 bit<br />
HostID : 24 bit<br />
Bit Pertama : 0 -127<br />
Jumlah : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)<br />
Range IP : 1.x.x.x – 126.x.x.x<br />
Jumlah IP : 16.777.214<br />
Misalnya IP address 120.31.45.18 maka<br />
Network ID = 120<br />
HostID = 31.45.18<br />
Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120<span id="more-664"></span><br />
Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.</p>
<p>IP Address kelas A :</p>
<p>~Bit pertama dari IP address adalah 0</p>
<p>~Jadi jaringan dengan IP yang byte pertamanya : 0 – 127</p>
<p>~Hanya ada kurang dari 128 jaringan kelas A</p>
<p>~Setiap jaringan kelas A bisa mempunyai jutaan host</p>
<p>IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP<br />
1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.<br />
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:<br />
Network ID = 113<br />
Host ID = 46.5.6<br />
Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.</p>
<p>kelas A dibagi dalam 128 blok, Masing – masing memiliki NetId berbeda, yaitu:</p>
<p>0.0.0.0 – 0.255.255.255          NetId 0</p>
<p>1.0.0.0 – 0.255.255.255          NetId 1</p>
<p>…</p>
<p>127.0.0.0 – 0.255.255.255      NetId 127</p>
<p>Dalam kelas A, blok pertama dan terakhir disediakan untuk penggunaan khusus. NetId 10 digunakan untuk alamat – alamat privat dan 125 blok sisanya dapat ditentukan penggunaannya untuk kepentingan organisasi. sehingga hanya tersedia 125 alamat unik yang dapat digunakan oleh organisasi dari sejumlah 16.777.216 alamat yang mungkin.</p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/09/ip-addressing-class-a/&via=aanchoto&text=IP Addressing Class A&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/09/ip-addressing-class-a/&via=aanchoto&text=IP Addressing Class A&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/09/ip-addressing-class-a/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebih Dekat dengan FreeBSD</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/07/lebih-dekat-dengan-freebsd/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/07/lebih-dekat-dengan-freebsd/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 09:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[FreeBSD]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Server]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=572</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya sudah posting tentang sejarah perkembangan FreeBSD, sekarang mari kita mengenal lebih dekat dengan BSD. Varian BSD Semenjak CSRG (Computer System Research Group) tidak lagi aktif, beberapa turunan 4.4BSD muncul, dan beberapa diantaranya menjadi produk komersial. BSD/OS Berkeley Software Design, Inc., didirikan oleh beberapa pendiri awal developer CSRG sebagai kelanjutan dari pengembangan BSD dalam&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya sudah posting tentang <a href="http://aanchoto.com/2010/06/sejarah-dan-perkembangan-freebsd/" target="_self">sejarah perkembangan FreeBSD</a>, sekarang mari kita mengenal lebih dekat dengan BSD.</p>
<p><strong>Varian BSD</strong></p>
<p>Semenjak CSRG (Computer System Research Group) tidak lagi aktif,  beberapa turunan 4.4BSD muncul, dan beberapa diantaranya menjadi produk  komersial.<br />
<strong><br />
BSD/OS</strong><br />
Berkeley Software Design, Inc., didirikan oleh beberapa pendiri awal  developer CSRG sebagai kelanjutan dari pengembangan BSD dalam sisi  komersial. BSD/OS telah mendukung untuk banyak platform, seperti i386  dan sparc, yang biasanya dipasarkan dengan memasukkan beberapa applikasi  Internet.<br />
Pada tahun 2000, BSDI bergabung dengan Walnut Creek CDROM, sebuah  perusahaan yang secara finansial mendukung juga OS FreeBSD . BSD/OS akan  dilanjutkan sebagai sebuah produk yang terpisah, namun seperti yang  diharapkan, BSD/OS dan FreeBSd Sumber bebas akan digabungkan.<span id="more-572"></span><br />
Official Website : <a href="http://www.bsdi.com/" target="_blank">http://www.bsdi.com</a></p>
<p><strong>Darwin OS</strong><br />
DarwinOS adalah bagian penting open-source operating system baru Apple,  Mac OS X. Darwin mengimplementasikan kepribadian 4.4BSD dan userland  pada sebuah mikrokernel Mach, dengan FreeBSD sebagai referensi utama.  Walaupun ditujukan pada platforn pps Apple, namun system ini juga sedang  dikembangkan untuk platform i386.<br />
Varian BSD lainnya yang juga merupakan turunan 4.4BSD, menggunakan  lisensi distribusi BSD yang menyediakan kode sumber secara bebas.<br />
Official website : <a href="http://developer.apple.com/darwin/" target="_blank">http://developer.apple.com/darwin/</a></p>
<p><strong>FreeBSD</strong><br />
FreeBSD dengan slogannya &#8220;The Power To Serve&#8221; mengoptimalkan penggunaan  platform PC. FreeBSD menyediakan kemudahan installasi dan dukungan yang  luas terhadap perangkat keras PC. FreeBSD mendukung arsitektur i386 dan  alpha, dan pengembangan FreeBSD pada beberapa platform juga telah  dilakukan.<br />
FreeBSD juga digunakan pada server-server yang memiliki traffic dan  kinerja yang cukup tinggi untuk service WWW dan FTP seperti <a href="http://www.yahoo.com/" target="_blank">www.yahoo.com</a> dan  ftp.cdrom.com.<br />
Official Website : <a href="http://www.freebsd.org/" target="_blank">http://www.freebsd.org</a></p>
<p><strong>NetBSD</strong><br />
NetBSD memfokuskan pengembangan pada penyediaan sistem operasi untuk  banyak platforms, dari sebuah palmtop sampai server alpha yang besar.  NetBSD berjalan pada hampir semua mesin dimana orang menginginkan UNIX  sebagai sistem operasinya.<br />
Official Website : <a href="http://www.netbsd.org/" target="_blank">http://www.netbsd.org</a></p>
<p><strong>OpenBSD</strong><br />
OpenBSD dengan slogannya &#8220;Secure by Default&#8221; memfokuskan pengembangan  pada keamanan dan cryptography. Proyek pengembangan ini terpisah dari  proyek NetBSD pada tahun 1995 sebagai akibat perselisihpahaman antara  Theo de Raadt dengan NetBSD core team lainnya. OpenBSD saat ini  setidaknya telah mendukung lebih dari 10 platforms, dengan beberapa  proses pengembangan lebih terstruktur. Tim OpenBSD juga telah  menghasilkan sebuah applikasi OpenSSH , sebuah implementasi untuk  memenuhi kebutuhan Secure Shell untuk pekerjaan secara remote.<br />
Official Website : <a href="http://www.openbsd.org/" target="_blank">http://www.openbsd.org</a></p>
<p>Lalu, yang menjadi pertanyaan dari sebagian besar orang adalah seberapa  besar perbedaan FreeBSD , NetBSD , dan OpenBSD? Secara praktis, tidak  banyak bedanya. FreeBSD, NetBSD, dan OpenBSD merupakan varian dari dari  keluarga besar Sistem Operasi BSD. Namun dari ketiganya justru berbeda  jauh jika dibandingkan dengan distribusi Linux, yang mungkin bisa  dipersempit dari sisi sudut pandang pengguna, dan sysadmin. Dan dari  ketiga distribusi BSD tersebut terdapat sharing source code antar proyek  dengan memfasilitasi lisensi yang sama.</p>
<div><strong>Integrasi System</strong></div>
<div>Kunci perbedaan antara BSD dan Linux yang dapat disimpulkan adalah  integrasi, yang berarti sebuah proses dan hasil dari proses tersebut.  Setiap distribusi BSD adalah sebuah proyek tunggal. Sedangkan distribusi  Linux dengan kata lain adalah mengkombinasikan beberapa proyek, dan  banyak diantaranya tidak spesifik pada proyek Linux itu sendiri. Ada  sebuah proyek pembangunan kernel yang dipimpin oleh Linus Torvalds, ada  proyek pembangunan dan pengembangan library C, namun ada juga proyek  yang tidak berhubungan dengan Linux seperti GNU yang menyediakan  berbagai variasi tool, dan lain-lain.<br />
Di BSD, para developer adalah sang integrator. Katakanlah seseorang  ingin mengubah output, ps -ax, maka dia harus bertanggungjawab untuk  menjaga semua script yang bergantung pada format output ps(1) yang akan  diadaptasi. Dalam dunia Linux, system integrator yang menggabungkan  banyak proyek yang berbeda-beda menjadi sebuah distribusi biasanya bukan  developer dari proyek tersebut. Sebagai hasil dari system integrasi BSD  sangat kecil, halaman-halaman manual semakin lengkap, program-program  beroperasi lebih baik, dan ada banyak perubahaan yang lebih baik pada  system.<br />
Seringkali disebutkan perbedaan-perbedaan antara BSD dan Linux adalah  hasi dari penyatuan BSD sebagai proyek tunggal. Sebuah base dari system  BSD dimasukkan kedalam sebuah CVS tree, sehingga semua perubahan dapat<br />
terkontrol secara langsung, dan dari sana, sebuah source tree dapat  diambil dan dikompilasikan dengan satu kali proses kerja. Hal ini yang  dikenal sebagai proses make world, dari sebuah proses tunggal yang  membangun ulang semua system.</div>
<div><strong>File System</strong></div>
<div>BSD memiliki format partisi tersendiri, dan BSD tidak menggunakan  partisi IBM/Microsoft seperti Linux, sehingga harddisk harus diset  dengan format yang dibuat oleh BSD. FreeBSD menyebut bagian ini dengan  &#8220;slice&#8221;, dan dalam slice tersebut partisi BSD dibuat. Secara umum, a  adalah partisi boot, b adalah partisi swap, dan c adalah partisi  bayangan yang memuat sebuah bagian dari disk.<br />
BSD memilih partisi asli untuk disk adalah FFS (Berkeley Fast File  System), yang mendukung filesystem sampai dengan 16TB, tergantung dengan  sejumlah parameter, file dapat menjadi beberapa terabytes. 64-bit file  offset, seperti contoh file-file yang lebih besar dari 2GB, dalam  platform 32-bit yang didukung 4.4BSD. BSD FFS dan Linux ext2fs pada  umumnya serupa, tidak heran mengingat konsep ext2fs didesain dengan ffs  sebagai pertimbangan. FFS diperkenalkan sebagai implementasi modern UNIX  file system, yang lebih memberikan banyak pilihan dimana setting sebuah  file dapat dihapus, tidak dapat diedit, dan lain-lain. Beberapa pilihan  tersebut juga tersedia pada Linux ext2fs.</div>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/07/lebih-dekat-dengan-freebsd/&via=aanchoto&text=Lebih Dekat dengan FreeBSD&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/07/lebih-dekat-dengan-freebsd/&via=aanchoto&text=Lebih Dekat dengan FreeBSD&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/07/lebih-dekat-dengan-freebsd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Linux Untuk Pendidikan Bag. 2</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-2/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 04:47:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=520</guid>
		<description><![CDATA[Distro Linux untuk pendidikan 1. Edubuntu Edubuntu adalah distro Linux yang dirancang untuk pendidikan. Edubuntu merupakan singkatan dari akronim bahasa Inggris education Ubuntu, yang terjemahan bebasnya kira-kira: &#8220;pendidikan untuk semua orang&#8221;. Edubuntu merupakan varian dari Ubuntu. Edubuntu lebih dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan komputasi server-workstation. Edubuntu menggunakan aplikasi thin client LTSP, terminal komputer tanpa disk. Desktop&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Distro Linux untuk pendidikan</strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Edubuntu </strong></p>
<p>Edubuntu adalah distro Linux yang dirancang untuk pendidikan. Edubuntu merupakan singkatan dari akronim bahasa Inggris education Ubuntu, yang terjemahan bebasnya kira-kira: &#8220;pendidikan untuk semua orang&#8221;. Edubuntu merupakan varian dari Ubuntu.</p>
<p>Edubuntu lebih dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan komputasi server-workstation. Edubuntu menggunakan aplikasi thin client LTSP, terminal komputer tanpa disk.</p>
<p>Desktop Edubuntu sendiri masih menggunakan GNOME dan GDM sebagai display manager-nya. Aplikasi yang disertakan sendiri merupakan gabungan dari aplikasi-aplikasi GNOME dan KDE, namun diutamakan aplikasi-aplikasi pendidikan untuk anak umur 6 sampai 18 tahun.<span id="more-520"></span></p>
<p>Tujuan utama Edubuntu adalah untuk memungkinkan para pengajar dengan kemampuan teknik komputer yang terbatas membuat laboratorium komputer atau lingkungan pendidikan on-line dalam tempo singkat dan menatanya secara efektif.</p>
<p>Prinsip desain utama Edubuntu adalah manajemen terpusat untuk konfigurasi, pemakaian dan proses, serta fasilitas untuk bekerjasama dalam sebuah kelas. Juga gabungan berbagai perangkat lunak bebas dan bahan-bahan digital untuk pendidikan.</p>
<p>Aplikasi-aplikasi yang ada pada EDUBUNTU hampir sama dengan yang ada di ubuntu hanya saja ada tambahan aplikasi-aplikasi yang berguna untuk kegiatan belajar -mengajar. Berikut ini uraikan beberapa aplikasi pendidikan yang ada pada EDUBUNTU 9.04:</p>
<p><strong>KSTARS</strong></p>
<p>KStars merupakan aplikasi desktop palentorium atau sebuah alat untuk mengamati benda-benda di langit atau planet-planet dalam bentuk program komputer desktop. Selain dapat digunakan untuk menampilkan desktop planetorium, KStars juga dapat digunakan untuk kebutuhan lain misalkan menentukan awal bulan Qamariyah atau Hijriyah. Dengan adanya aplikasi KSTARS ini akan sangat memudahkan kita untuk mempelajari dan mengetahui bulan pada kalender Hijriyah.</p>
<p><strong>KALZIUM</strong></p>
<p>Aplikasi ini dapat digunakan untuk menemukan informasi tentang unsur-unsur kimia, atau untuk mempelajari fakta-fakta yang terkandung didalamnya dalam bentuk sistem periodik untuk unsur-unsur kimia secara elektronik. Visualisasi yang nampak dari aplkasi ini dalam bentuk blok, pengelompokan, sifat keasaman atau berbagai kepadatan (padat, cair dan gas), berat, massa, elektronegativitas hingga tahun diketemukannya dengan tampilan yang cukup menarik. Dengan aplikasi ini diharapkan siswa akan lebih senang dalam mempelajari mata pelajaran kimia yang selama ini dianggap sulit.</p>
<p><strong>KMPLOT</strong></p>
<p>KMPLOT adalah aplikasi yang dapat memplot fungsi-fungsi matematika dalam sistem koordinat kartesian, baik fungsi tunggal maupun untuk beberapa fungsi sekaligus. Aplikasi praktis ini cukup menarik digunakan bagi guru dan Siswa yang berada dalam jurusan IPA yang dapat digunakan dalam menghtung nilai maksimum dan minimum suatu fungsi, menghitung luas area diantara kurva dengan sumbu horizontal (sumbu x), perubahan parameter secara dinamis, hingga plotting fungsi-fungsi diferensial dan fungsi integral. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat menjadi solusi yang tepat untuk belajar matematika dengan lebih mudah dan menyenangkan.</p>
<p><strong>KTOUCH</strong></p>
<p>Ktouch merupakan aplikasi untuk berlatih mengetik dengan mengoptimalkan sepuluh jari. Dengan menggunakan program ini maka siswa akan lebih terampil dalam mengetik dengan sepuluh jari tanpa melihat ke arah keyboard (mengetik buta). Pada tampilan awal membuka program ini maka akan disuguhkan tingkatan level mulai dari yang tingkat dasar sampai dengan tingkat advance.</p>
<p>Itulah beberapa aplikasi pendidikan yang disediakan oleh Edubuntu 9.04. Tentunya masih banyak lagi aplikasi pendidikan yang dapat membantu siswa dalam memudahkan proses belajar.</p>
<p>Seperti yang telah diuraikan diatas bahwa aplikasi yang terdapat dalam Edubuntu merupakan gabungan dari aplikasi GNOME dan KDE. Berikut merupakan sedikit enjelasan mengenai GNOME dan KDE.</p>
<p><strong>Desktop GNOME</strong></p>
<p>GNOME adalah GNU Grafis Desktop, adalah default pada desktop Ubuntu, begitu juga dengan Edubuntu. Memberikan kemampuan manajer file, jaringan browser, menu, sistem dan alat-alat. GNOME juga menyediakan sebuah kerangka aplikasi, dan banyak aplikasi yang tersedia dalam Edubuntu telah dibuat dengan menggunakan kerangka GNOME. Edubuntu juga menyediakan tiga tema konfigurasi, ‘muda’, untuk pengguna muda, ‘biasa’ untuk membersihkan desktop setup, dan ‘standar’, yang merupakan tujuan umum tema setup.</p>
<p><strong>KDE (K Desktop Environment)</strong></p>
<p>Adalah lingkungan desktop (desktop environment) dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE berjalan pada banyak ragam sistem Unix, termasuk Linux, BSD dan Solaris. Terdapat pula versi KDE untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan untuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin.</p>
<p>Keunggulan utama KDE adalah kemudahan pemakaian, fleksibilitas, portabitilis, dan kekayaan fitur. KDE dikembangkan sejalan dengan KDevelop, paket pengembangan perangkat lunak, dan KOffice, paket aplikasi office.</p>
<p>Huruf “K” mulanya adalah untuk “Kool”, tetapi selanjutnya diganti menjadi “K” saja, yang berarti “Aksara pertama sebelum ‘L’ (untuk Linux) dalam alfabet Latin.”</p>
<p><strong>KDE Edutainment Suite</strong></p>
<p>KDE adalah lingkungan grafis. Proyek KDE memiliki sub-proyek bernama KDE Edutainment Suite, yang merupakan kumpulan software yang menyenangkan pendidikan yang menggunakan kerangka KDE . KDE aplikasi berjalan dengan baik di bawah GNOME. Tim Edubuntu telah menyertakan versi terbaru dari KDE Edutainment di Edubuntu.</p>
<p><strong>GCompris</strong></p>
<p>Gcompris adalah kumpulan koleksi aplikasi untuk taman kanak-kanak, Adalah baik untuk memperkenalkan anak-anak dari penggunaan awal komputer, bagaimana memperkenalkan dasar matematika, kegiatan membaca, dan banyak lagi.</p>
<p><strong>Schooltool Kalendar</strong></p>
<p>Dengan versi terbaru dari Ubuntu, Schooltool kini berfungsi sepenuhnya. Setelah terinstal, yang Schooltool Kalender dapat diakses dari Firefox web browser, dengan memasukkan “localhost: 7080″ ke address bar.</p>
<p><strong>OpenOffice.org Office Suite</strong></p>
<p>Edubuntu termasuk OpenOffice.org versi 3. OpenOffice.org 3 mencakup banyak tambahan dan fitur baru. Yang terbaru adalah komponen OpenOffice.org Base, yang adalah database front-end. OpenOffice.org komponen lainnya termasuk pengolah kata, spreadsheet, presentasi, vector drawing sederhana dan web authoring.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Kuliax</strong></p>
<p>Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux. Berkas image Kuliax dapat diunduh dan didistribusikan dengan bebas.</p>
<p><strong>Fitur-Fitur Kuliax</strong></p>
<p>Kuliax memiliki banyak fitur yang dapat digambarkan sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Stabil dan Kompatibel</li>
</ul>
<p>Kuliax menggunakan Debian GNU/Linux rilis stable sebagai dasar dan kompatibel dengannya, sehingga pengguna memperoleh sistem yang stabil serta dapat menggunakan paket-paket Debian di Kuliax dan demikian pula sebaliknya.</p>
<ul>
<li>Relatif Mutakhir</li>
</ul>
<p>Kuliax menggunakan paket-paket relatif baru atau mutakhir yang diambil dari backports.org, arsip pengelola Debian, dan Kuliax backports khususnya untuk aplikasi. Sistem dasarnya sendiri termutakhirkan ke versi paket pada repo terkini saat masa pengembangan.</p>
<ul>
<li>Sistem Live</li>
</ul>
<p>Pengguna dapat menjalankan Kuliax langsung dari CDROM tanpa mengubah sistem operasi yang sudah ada. Kuliax dapat pula dipasang di harddrive menggunakan pemasang/installer yang telah disediakan.</p>
<ul>
<li>Relatif Gegas dan Responsif</li>
</ul>
<p>Sistem Kuliax telah dikonfigurasi dan dioptimasi untuk penggunaan desktop, sehingga dukungan-dukungan yang dibutuhkan seperti peningkatan respon dan interaktivitas terdapat di dalamnya.</p>
<ul>
<li>Lingkungan Grafis</li>
</ul>
<p>Kuliax menyediakan antarmuka grafis yang ramah pengguna, sehingga memberikan kemudahan untuk bekerja dan berkarya. Lingkungan desktop yang disediakan adalah KDE dan perangkat lunak-perangkat lunak berbasis grafis lainnya.</p>
<ul>
<li>Dukungan perangkat keras komputer dan notebook</li>
</ul>
<p>Kuliax menyertakan dukungan driver sehingga dapat mendeteksi dan mengkonfigurasi hampir semua perangkat keras yang pengguna miliki. Selain itu fitur seperti ACPI, hibernate, utilitas, banyak tipe sistem berkas seperti dukungan baca-tulis NTFS juga disertakan.</p>
<ul>
<li>Kumpulan Aplikasi</li>
</ul>
<p>Kuliax berisi kumpulan aplikasi berukuran total ~1.8 GB pada LiveCD-nya yang relatif lengkap untuk penggunaan umum seperti perkantoran, multimedia, produktivitas, utilitas, serta program-program yang dikhususkan untuk target distribusi. Paket-paket tambahan disertakan dalam CD #2 dan di server repositori Kuliax.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Freeduc</strong></p>
<p>Freeduc adalah live CD (berbasis Knoppix) yang berisikan sejumlah software untuk dunia pendidikan seperti DrGeo, Calculuc, Abacus, dan Gcompris, Tersedia juga Freeduc games yang berisikan sejumlah game untuk pendidikan.</p>
<p>Proyek ini dikembangkan oleh OFSET (Organization for Free Software in Education and Teaching) yang mempromosikan pengembangan free software untuk kepentingan pendidikan.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>K12ltsp</strong></p>
<p>K12ltsp adalah distro linux berbasis fedora dan LTSP. Distro ini menyediakan fasilitas untuk mempergunakan thin clinet di lingkungan pendidikan.</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Zenedu</strong></p>
<p>Zenedu live adalah live CD berbasis Zenwalk, yang berbasis Slackware. Zenedu dilengkapi aplikasi untuk dunia pendidikan seperti :</p>
<ul>
<li>Astronomi : Stellarium</li>
<li>Kimia : bkchem, gElemental, ghemical.</li>
<li>Matematika : Maxima, ExtCalc.</li>
<li>Berbagai Games : Gcompris dan GNU Chess.</li>
</ul>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-2/&via=aanchoto&text=Linux Untuk Pendidikan Bag. 2&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-2/&via=aanchoto&text=Linux Untuk Pendidikan Bag. 2&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Linux Untuk Pendidikan Bag. 1</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-1/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 04:13:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[FOSS singkatan dari Free (Freedom) / Open Source Software, artinya perangkat lunak atau program komputer yang tersedia bebas atau merdeka untuk digunakan dan digandakan. FOSS juga dapat dipelajari dan dikembangkan karena tersedia kode sumbernya (opened source) dan disebarluaskan untuk apa saja. Keuntungan Menggunakan Linux/FOSS Meningkatkan kemampuan lokal (peingkatan mutu SDM di bidang TIK). Menghemat biaya&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>FOSS singkatan dari Free (Freedom) / Open Source Software, artinya perangkat lunak atau program komputer yang tersedia bebas atau merdeka untuk digunakan dan digandakan. FOSS juga dapat dipelajari dan dikembangkan karena tersedia kode sumbernya (opened source) dan disebarluaskan untuk apa saja.</p>
<p>Keuntungan Menggunakan Linux/FOSS</p>
<ol>
<li>Meningkatkan kemampuan lokal (peingkatan mutu SDM di bidang TIK).</li>
<li>Menghemat biaya pengeluaran untuk lisensi (menghemat devisa).</li>
<li>Meningkatkan keamanan nasional dan organisasi pengguna (pendidikan, pemerintah, bisnis, dan personal), karena tersedia kode program untuk dipelajari.</li>
<li>Mengurangi pelanggaran HaKI di bidang hak cipta software.</li>
<li>Memudahkan pelokalan (localization), seperti bahasa, program, dan tampilan.<span id="more-518"></span></li>
<li>Meningkatkan kemampuan berkompetisi SDM secara global.</li>
<li>Mengurangi total biaya kepemilikan program (TCO: Total Cost of Ownership).</li>
<li>Mengurangi ketergantungan terhadap vendor atau negara asing di bidang TIK.</li>
<li>Meningkatkan akses terhadap informasi (FOSS sangat berperan di internet, dsb.).</li>
</ol>
<p>Program Linux dan Free/Open Source Software</p>
<p>Sesuai dengan tujuan mata pelajaran TIK dalam Kurikulum 2004 dan 2006, berikut ini contoh beberapa program Linux untuk pendidikan dasar dan menengah.</p>
<ul>
<li>Teknologi Informasi dan Komunikasi umum</li>
</ul>
<p>Materi ini meliputi pengenalan komputer dan sistem operasi, yang dapat menggunakan distro Linux populer buatan anak bangsa seperti BlankOn, IGOS Nusantara, dan Kuliax, atau distro Linux umum seperti Fedora, Ubuntu, Debian, Mandriva, openSUSE, dan Slackware.</p>
<ul>
<li>Aplikasi multimedia/spesifik (presentation)</li>
</ul>
<p>Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk materi ini adalah Audacity untuk mengolah suara, Kino dan Kdenlive untuk mengolah video, dan OpenOffice Impress untuk presentasi.</p>
<ul>
<li>Pengolahan gambar (drawing)</li>
</ul>
<p>Mengolah gambar di Linux dapat menggunakan OpenOffice Draw, Kontour, Inkscape, Krista, dan GIMP.</p>
<ul>
<li>Pengolah kata (Word Processor)</li>
</ul>
<p>Linux memiliki beberapa aplikasi untuk ini, antara lain OpenOffice Writer, AbiWord, dan Kword.</p>
<ul>
<li>Pengolah angka (Spreadsheet)</li>
</ul>
<p>Tersedia beberapa spreadsheet di Linux, antara lain OpenOffice Calc, Gnumeric, dan Kspread.</p>
<ul>
<li>Pemanfaatan database</li>
</ul>
<p>Selain OpenOffice Base yang disertakan pada paket OpenOffice.org, MySQL dan PostgreSQL merupakan pilihan tepat untuk belajar database.</p>
<ul>
<li>Pemrograman</li>
</ul>
<p>Pemrograman di Linux dapat dipenuhi oleh Python atau Gambas yang sangat mirip Visual Basic, atau PHP dan Java untuk pemrograman berbasis web, dan sebagainya.</p>
<ul>
<li>Pemanfaatan LAN dan Internet (email, web, dll.)</li>
</ul>
<p>Ini materi-materi yang sangat cocok menggunakan Linux, karena semua distro Linux menyediakan aplikasi untuk jaringan, server (misal web server Apache dan mail server Postfix) dan client (web browser Firefox dan email client Evolution atau Thunderbird).</p>
<p>Daftar Pengganti Program Windows</p>
<p>Berikut ini sebagian daftar program yang jalan di Windows dan penggantinya di Linux:</p>
<ol>
<li>1.MS Office =&gt; OpenOffice, KOffice, AbiWord, Gnumeric</li>
<li>Internet Explorer =&gt; Firefox, Konqueror</li>
<li>Outlook =&gt; Evolution, Thunderbird, KMail</li>
<li>Yahoo Messenger =&gt; Pidgin, Yahoo Messenger.</li>
<li>File/Print Sharing =&gt; Samba, NFS, CUPS</li>
<li>Photoshop =&gt; GIMP, ImageMagic</li>
<li>CorelDraw =&gt; Inkscape, Xara</li>
<li>Publisher/PageMaker/InDesign =&gt; Scribus</li>
<li>SQL Server =&gt; MySQL, PostgreSQL</li>
<li>VisualBasic/.Net =&gt; Gambas/Mono</li>
<li>ASP =&gt; PHP, Java</li>
<li>IIS Web Server =&gt; Apache Web Server</li>
<li>Exchange Server =&gt; Postfix, Sendmail, Qmail</li>
<li>WinZip =&gt; File Roller, Ark</li>
<li>DreamWeaver =&gt; NVU</li>
<li>WinAmp =&gt; XMMS, Rhythmbox</li>
<li>CoolEdit =&gt; Audacity</li>
<li>Windows Media Player =&gt; MPlayer, Totem, Xine</li>
<li>AutoCAD =&gt; QCAD, VariCAD</li>
<li>3D Max =&gt; Blender</li>
<li>Nero =&gt; K3b, Brasero</li>
<li>MyMoney =&gt; GnuCash</li>
<li>SPSS =&gt; R-base, PSPP</li>
<li>dll.</li>
</ol>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-1/&via=aanchoto&text=Linux Untuk Pendidikan Bag. 1&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-1/&via=aanchoto&text=Linux Untuk Pendidikan Bag. 1&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/07/linux-untuk-pendidikan-bag-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah dan Perkembangan FreeBSD</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/06/sejarah-dan-perkembangan-freebsd/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/06/sejarah-dan-perkembangan-freebsd/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 14:48:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[FreeBSD]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[FreeBSD adalah sebuah sistem operasi bertipe Unix bebas yang diturunkan dari UNIX AT&#38;T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD) yaitu sistem operasi 386BSD dan 4.4BSD. FreeBSD berjalan di atas sistem Intel x86 (IA-32) (termasuk Microsoft Xbox, DEC Alpha, Sun UltraSPARC, IA-64, AMD64, PowerPC dan arsitektur NEC PC-98. Dukungan untuk arsitektur ARM dan MIPS sedang dalam&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-484" title="FreeBSD" src="http://aanchoto.com/wp-content/uploads/2010/06/FreeBSD.png" alt="" width="285" height="103" />FreeBSD adalah sebuah sistem operasi bertipe Unix bebas yang diturunkan dari UNIX AT&amp;T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD) yaitu sistem operasi 386BSD dan 4.4BSD. FreeBSD berjalan di atas sistem Intel x86 (IA-32) (termasuk Microsoft Xbox, DEC Alpha, Sun UltraSPARC, IA-64, AMD64, PowerPC dan arsitektur NEC PC-98. Dukungan untuk arsitektur ARM dan MIPS sedang dalam pengembangan, FreeBSD dapat berjalan diberbagai mesin contoh Intel X86 ( 32‐bit dan64‐bit), ProsesorCompac/Digital Alpha, MesinSPARC 64 –bit dariSun Microsystem, PowerPC, AMD64. FreeBSD merupakan turunan dari Berkeley UNIX. Akan tetapi, FreeBSD tidak bisa dipanggil sebagai Unix</p>
<p>Pada tahun 1969. Unix dikembangkan, ditulis dalam bahasa Assembly oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie. Tadinya OS ini dinamai UNICS, singkatan dari (Uniplexed Information and Computer System), akan tetapi atas usul dari Brian Kernighan, namanya dirubah menjadi Unix. Tahun 1973, dengan alasan portabilitas, Unix ditulis ulang dalam bahasa C. Selanjutnya, perusahaan AT&amp;T (yang lab-nya, Bell, dipakai untuk mengembangkan Unix oleh Dennis Ritchie) memberikan source code Unix kepada instalasi pendidikan dan pemerintahan untuk lebih mengembangkan penggunaannya.<span id="more-483"></span></p>
<p>Pada tahun 1981, Kelompok Peneliti Sistem Komputer, Computer Systems Research Group (CSRG), Universitas California di Berkeley melakukan modifikasi sistem operasi UNIX AT&amp;T untuk dijalankan di mesin DEC VAX II/780.</p>
<p>Fitur yang paling menonjol pada release sistem operasi UNIX baru ini adalah dukungan terhadap virtual memory dan implementasi protokol baru dari ARPANET yang selanjutnya dikenal sebagai Internet Protocols (IP). Sistem operasi UNIX baru ini berbeda sama sekali dengan sistem operasi UNIX AT&amp;T. Sistem operasi ini kemudian dikenal sebagai Berkeley UNIX.</p>
<p>Pada proses pengembangan berikutnya, tim BSD berhasil membuat suatu sistem file dengan performa cepat yang diberi nama UNIX File Sytem (UFS).</p>
<p>Perubahan dalam regulasi legal di Amerika Serikat antara tahun 1977 sampai dengan tahun 1984 telah membolehkan pihak AT&amp;T untuk memberikan lisensi UNIX ke vendor lain sehingga pada tahun 1981 Microsoft meluncurkan XENIX yang merupakan UNIX hasil pengembangan tim Santa Cruz Operation (SCO).</p>
<p>Pada tahun 1982 AT&amp;T mengembangkan UNIX System III dan System V di tahun 1983 untuk keperluan pasarnya sendiri.</p>
<p>Akibat kejadian-kejadian di atas maka pada pertengahan tahun 1980-an terdapat empat versi berbeda dari UNIX yaitu : Research Version, digunakan hanya di lingkungan internal AT&amp;T, Berkeley Software Distribution (BSD) dari Berkeley, System V komersial dari AT&amp;T dan XENIX yang tidak lagi diminati oleh Microsoft, yang dipasarkan oleh perusahaan yang telah mengembangkannya yaitu SCO.</p>
<p>Pada 1984, AT&amp;T mulai memasarkan Unix dalam versi-versi baru dengan nama semacam System III, System V, dll. Pada saat yang sama, Ken Thompson, salah seorang pengembang Unix pindah ke UCB (University of California at Berkeley) dan mulai membuat modifikasi untuk Unix. Versi Berkeley buatan CSRG (Computer Systems Research Group) ini kemudian dinamai seperti 2BSD, 3BSD, dll. BSD adalah singkatan dari Berkeley Software Distribution.</p>
<p>Istilah Unix kini telah menjadi nama sebuah keluarga yang terdiri dari puluhan sistem operasi. Dewasa ini, pada dasarnya terdapat dua cabang keluarga Unix yang utama, yaitu keluarga System V buatan AT&amp;T dan keluarga BSD. Sebuah pengembangan dari Unix BSD yaitu 4.4 BSD-Lite yang dikembangkan untuk plattform PC compatible inilah yang kemudian dikenal sebagai FreeBSD, yaitu versi gratis dari Unix BSD.</p>
<p>Versi modern BSD adalah 4.4BSD yang dirilis pada tahun 1993. Kebanyakan sistem-sistem BSD saat ini berstandarkan 4.4BSD-Lite. Di antara sekian banyak flavor Unix BSD terdapat tiga sistem freeware yang populer digunakan dan salah satunya adalah FreeBsd yang akan dijelaskan dalam pelatihan ini. Varian BSD yang lainnya adalah NetBSD dan OpenBsd.</p>
<p>Pengembangan FreeBSD melibatkan banyak sekali pihak. Biasanya mereka adalah programmer individu berkemampuan tinggi yang dikenal sebagai commiters. Commiters dipilih oleh FreeBSD Core Team. Sekitar tahun 1992 dan 1993, Jordan K. Hubbard, Rod Grimes, dan Nate Williams bekerja pada proyek 386BSD dan merilis set perubahan-perubahan yang dikenal dengan “Unofficial 386BSD Patchkit.”</p>
<p>Perawatan patchkit dirasa menemui jalan buntu sehingga suatu mekanisme baru dibutuhkan. Ketiga author akhirnya memulai proyek baru yang dinamakan “386BSD 0.5″, didalamnya termuat berbagai utiliti perbaikan (fixes) dan fungsi-fungsi lainnya sebagaimana layaknya sebuah sistem operasi riil. Sayangnya tak lama kemudian proyek tersebut terhenti.</p>
<p>David Greenman, yang kemudian bekerja pada Walnut Creek, selanjutnya mengusulkan sistem operasi baru berbasiskan kepada patchkit yang telah ada dengan nama FreeBSD.</p>
<p>Segera setelah itu, Hubbard dikontrak Walnut Creek untuk mempersiapkan channel distribusi CDROM. Walnut Creek memberikan dukungan dengan menawarkan server dan hardware ber-bandwidth tinggi untuk mengembangkannya. CDROM pertama dari FreeBSD adalah versi 1.0, dirilis pada bulan Desember 1993.</p>
<p>FreeBSD 2.0 dirilis bulan November 1994. Selanjutnya sebagai upgrade dan peningkatan dilakukan secara berkesinambungan dan signifikan. Dewasa ini FreeBSD telah melahirkan rilis-rilis yang sangat stabil dan luas digunakan oleh masyarakat dunia. Yahoo!, direktori internet terbesar saat ini, mempercayakan jutaan halamannya untuk dilayani oleh sistem FreeBSD, begitu pula organisasi dan vendor-vendor besar lainnya.</p>
<p>Berdasarkan penuturan Hubbard, sasaran utama FreeBSD Project adalah memberikan software yang dapat digunakan untuk beragam tujuan.</p>
<p>Barangkali apa yang menarik dari FreeBSD adalah sisi teknisnya yang simpel. Diakui bahwa program instalasi FreeBSD termasuk dalam tool instalasi Unix yang paling sederhana di antara yang lainnya. Di samping itu, sistem software third-party yang datang bersamanya (Port Collections) telah diadopsi NetBSD dan OpenBSD. Fitur tersebut memberikan kemudahan yang berarti bagi para user untuk menambah atau menghapus aplikasi-aplikasi sebagaimana yang mereka kehendaki. Para user cukup mengeksekusi satu baris perintah dan aplikasi-aplikasi dengan sendirinya di-download, dicek integritasnya, di-build, dan diinstall secara otomatis. Tugas-tugas administrasi sistem menjadi sangat praktis dan mudah.</p>
<p>Model pengembangan FreeBSD nyaris serupa dengan NetBSD maupun OpenBSD, tetapi memiliki perbedaan yang signifikan dengan development Linux. Model pengembangan FreeBSD dikelola secara profesional oleh ratusan programmer individual yang dipanggil dengan Committers. Commiters berwenang melakukan perubahan-perubahan yang dibutuhkan terhadap source official FreeBSD kapan pun juga. Penyeleksian tim Commiters diputuskan oleh FreeBSD Core Team, yang merupakan papan direksi FreeBSD.</p>
<p>Model pengembangan FreeBSD diarahkan untuk menciptakan produk yang stabil dan mudah digunakan. Sebagai salah satu sistem Unix yang reliabel untuk platform x86, FreeBSD harus menjaga kompatibilitas program-program sebaik mungkin di antara sistem. memiliki wewenang langsung untuk melakukan perubahan-perubahan pada system.</p>
<p>Berbeda dengan Linux yang dibuat secara “keroyokan” oleh para programmer di seluruh dunia, FreeBSD dikembangkan oleh sebuah tim yang terbagi atas tiga kelompok besar, masing-masing adalah FreeBSD Core Team, FreeBSD Developers, dan FreeBSD Documentation Project. FreeBSD Core Team bertindak sebagai semacam “dewan direksi” dari proyek FreeBSD. Tim ini bertanggung jawab untuk menentukan tujuan-tujuan proyek secara keseluruhan serta aturan pelaksanaannya. Tim kedua, FreeBSD Developers, bertanggung jawab terhadap tugas teknis dalam pembuatan FreeBSD, sementara FreBSD Documentation Team menangani tugas-tugas yang berkenaan dengan pendokumentasian proyek, pembuatan manual, FAQ, dan sebagainya.</p>
<p>Saat ini FreeBSD banyak dipercaya sebagai OS untuk server yang menangani beban yang cukup tinggi. Tercatat beberapa situs internet tersibuk di dunia, seperti Yahoo.com, Hotmail.com, dan ftp.cdrom.com menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasi bagi servernya. Sementara itu, di Indonesia FreeBSD menjadi tulang punggung dari jaringan AI3 (Asian Internet Interconnection Initiative). Jaringan yang di Indonesia berpusat di ITB ini bertujuan untuk menghubungkan perguruan tinggi serta lembaga pendidikan maupun riset di Indonesia ke jaringan internet melalui gateway internet AI3 di ITB.</p>
<p><strong>Lisensi</strong></p>
<p>1. Jangan mengaku jika kamu yang menulis code tersebut</p>
<p>2. Jangan menyalahkan siapapun jika code tidak bekerja</p>
<p>3. Kamu boleh melakukan apa saja dengan code tersebut</p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/06/sejarah-dan-perkembangan-freebsd/&via=aanchoto&text=Sejarah dan Perkembangan FreeBSD&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/06/sejarah-dan-perkembangan-freebsd/&via=aanchoto&text=Sejarah dan Perkembangan FreeBSD&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/06/sejarah-dan-perkembangan-freebsd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fiber Optik</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/06/fiber-optik/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/06/fiber-optik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 04:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[Serat optik adalah merupakan saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser  atau LED. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Perkembangan teknologi&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Serat optik adalah merupakan saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser  atau LED. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer.</p>
<p>Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian serat optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi. Pada prinsipnya serat optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya.</p>
<p>Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.<span id="more-409"></span></p>
<p><strong>A. </strong><strong>Sejarah</strong></p>
<p>Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.</p>
<p>Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.</p>
<p>Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.</p>
<p>Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup mata normal akan dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.</p>
<p>Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.</p>
<p>Perkembangan Serat Optik</p>
<ul>
<li>1917 Albert Einstein memperkenalkan teori pancaran terstimulasi dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi</li>
<li>1954 Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger dari Universitas Columbia USA, mengembangkan maser yaitu penguat gelombang mikro dengan pancaran terstimulasi, dimana molekul dari gasamonia memperkuat dan menghasilkan gelombang elektromagnetik. Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan panjang gelombang pendek pada gelombang radio.</li>
<li>1958 Charles Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan penelitiannya yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan spektrum tampak, dan menjelaskan tentang konsep laser.</li>
<li>1960 Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah pengoperasian secara berkesinambungan dari laser helium-neon.</li>
<li>1960 Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro dari Hughes Research Laboratories, menemukan sumber laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium.</li>
<li>1961 Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis(serat optik). Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh.</li>
<li>1961 Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi untuk keperluan medis di Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia-Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien.</li>
<li>1962 Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan pencetak laser.</li>
<li>1963 Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.</li>
<li>1966 Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan penelitiannya tentang kemampuan serat optik dalam mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya dengan menggunakan serat kaca yang sangat murni. Dari penemuan ini, kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan serat kaca tersebut.</li>
<li>1970 Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan serat optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer, yang selanjutnya pada 1972, tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Dan juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute dari Leningrad, mendemontrasikan laser semikonduktor yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik.</li>
<li>1973 John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses pengendapan uap kimia ke bentuk ultratransparent glass yang kemudian menghasilkan serat optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil dan diproduksi secara masal.</li>
<li>1975 Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan Laser Semikonduktor, laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar.</li>
<li>1977 Perusahaan telepon memulai penggunaan serat optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi LED. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 switching station.</li>
<li>1980 Industri serat optik benar-benar sudah berkibar, sambungan serat optik telah ada di kota kota besar di Amerika, AT&amp;T mengumumkan akan menginstal jaringan serat optik yang menghubungkan kota kota antara Boston dan Washington D.C., kemudian dua tahun kemudian MCI mengumumkan untuk melakukan hal yang sama. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL mulai memainkan peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.</li>
<li>1987 David Payne dari Universitas Southampton memperkenalkan optical amplifiers yang dikotori (dopped) oleh elemen erbium, yang mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik.</li>
<li>1988 Kabel Translantic yang pertama menggunakan serat kaca yang sangat transparan, dan hanya memerlukan repeater untuk setiap 40 mil.</li>
<li>1991 Emmanuel Desurvire dari Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari Universitas Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel serat optik tersebut. Dengan keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel dengan penguat elektronik (electronic amplifier).</li>
<li>1996 TPC-5 merupakan jenis kabel serat optik yang pertama menggunakan penguat optik. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Jepang, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon.</li>
<li>1997 Serat optik menghubungkan seluruh dunia, Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan kabel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.</li>
</ul>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:OF-MCVD.svg"></a></p>
<p>Proses pengendapan uap kimia untuk memodifikasi serat optic</p>
<p><strong>B. </strong><strong>Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO)</strong></p>
<p>Berdasarkan penggunaannya maka SKSO dibagi atas beberapa generasi yaitu :</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Generasi Pertama (mulai 1975)</strong></p>
<p>Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Generasi Kedua (mulai 1981)</strong></p>
<p>Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Generasi Ketiga (mulai 1982)</strong></p>
<p>Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Generasi Keempat (mulai 1984)</strong></p>
<p>Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.</p>
<p><strong>5. Generasi Kelima</strong> (mulai 1989)</p>
<p>Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Generasi Keenam</strong></p>
<p>Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.</p>
<p>Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.</p>
<p><strong>C. </strong><strong>Kabel Serat Optik</strong></p>
<p>Secara garis besar kabel serat optik terdiri dari 2 bagian utama, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari inti (core). Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Singlemode_fibre_structure.png"></a></p>
<p>Bagian-bagian serat optik jenis <em>single mode</em></p>
<p>Dalam aplikasinya serat optik biasanya diselubungi oleh lapisan resin yang disebut dengan jacket, biasanya berbahan plastik. Lapisan ini dapat menambah kekuatan untuk kabel serat optik, walaupun tidak memberikan peningkatan terhadap sifat gelombang pandu optik pada kabel tersebut. Namun lapisan resin ini dapat menyerap cahaya dan mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran cahaya yang keluar dari selubung inti. Serta hal ini dapat juga mengurangi cakap silang (cross talk) yang mungkin terjadi.</p>
<p>Pembagian serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :</p>
<ol>
<li>Berdasarkan mode yang dirambatkan :</li>
</ol>
<ul>
<li>Single mode : serat optik dengan inti (core) yang sangat kecil (biasanya sekitar 8,3 mikron), diameter intinya sangat sempit mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding selongsong (cladding). Bahagian inti serat optik single-mode terbuat dari bahan kaca silika (SiO2) dengan sejumlah kecil kaca Germania (GeO2) untuk meningkatkan indeks biasnya. Untuk mendapatkan performa yang baik pada kabel ini, biasanya untuk ukuran selongsongnya adalah sekitar 15 kali dari ukuran inti (sekitar 125 mikron). Kabel untuk jenis ini paling mahal, tetapi memiliki pelemahan (kurang dari 0.35dB per kilometer), sehingga memungkin kecepatan yang sangat tinggi dari jarak yang sangat jauh. Standar terbaru untuk kabel ini adalah ITU-T G.652D, dan G.657.</li>
<li>Multi mode  : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.</li>
</ul>
<ol>
<li>Berdasarkan indeks bias core :</li>
</ol>
<ul>
<li>Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.</li>
<li>Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.</li>
</ul>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Optical_fiber_cable.jpg"></a></p>
<p>Kabel serat optic</p>
<p><strong>D. </strong><strong>JENIS FIBER OPTIK</strong></p>
<p>Ada tiga jenis kabel fiber optic yang biasanya digunakan, yaitu: single mode, multimode, dan plastic optical fiber, yang berfungsi sebagai penunjuk cahaya dari ujung kabel ke ujung kabel lainnya.</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Single-mode fibers</strong></p>
<p>Mempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer)</p>
<p>Kabel fiber optic single mode merupakan fiber glass tunggal dengan diameter 8.3 sampai 10 mikrometer, memiliki satu jenis transmisi yang dapat mengantarkan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi untuk jarak jauh, dan membutuhkan sumber cahaya dengan lebar spektrum yang lebih kecil.</p>
<p>Kemampuan kabel jenis single mode dalam mengantarkan transmisi adalah 50 kali lebih cepat dari kabel jenis multimode, karena memiliki core yang lebih kecil sehingga dapat menghilangkan setiap distorsi dan pulsa cahaya yang tumpangtindih.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Multi-mode fibers</strong></p>
<p><strong> </strong>Mempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)</p>
<p>Kemudian, dari transmitter berlanjut ke receiver, yang berfungsi untuk mengubah pulsa elektronik ke cahaya dan sebaliknya, dalam bentuk light-emitting diode ataupun laser.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Kabel Fiber Optik Multimode</strong></p>
<p>Kabel fiber optic multimode terbuat dari fiber glass dengan diameter lebih besar, yaitu 50 sampai dengan 100 mikrometer yang dapat mengantarkan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi untuk jarak menengah. Apabila jarak yang ditempuh lebih dari 3000 kaki, akan terjadi distorsi sinyal pada sisi penerima yang mengakibatkan transmisi data menjadi tidak akurat.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>PlasticOptikal Fiber</strong></p>
<p>Sedang plastic optical fiber adalah kabel berbasis plastik terbaru yang menjamin tingkat performa yang sama dengan fiber glass dalam jarak pendek dengan biaya yang jauh lebih murah.</p>
<p><strong>E. </strong><strong>Karakteristik Fiber Optik</strong></p>
<ol>
<li>Numerical Aperture (NA)</li>
</ol>
<p><em>Numerical Aperture </em>merupakan parameter yang merepresentasikan sudut penerimaan maksimum dimana berkas cahaya masih bisa diterima dan merambat didalam inti serat. Sudut penerimaan ini dapat beraneka macam tergantung kepada karakteristik indeks bias inti dan selubung serat optik.</p>
<p>Jika sudut datang berkas cahaya lebih besar dari NA atau sudut kritis maka berkas tidak akan dipantulkan kembali ke dalam serat melainkan akan menembus <em>cladding </em>dan akan keluar dari serat. Semakin besar NA maka semakin banyak jumlah cahaya yang diterima oleh serat. Akan tetapi sebanding dengan kenaikan NA menyebabkan lebar pita berkurang, dan rugi penyebaran serta penyerapan akan bertambah. Oleh karena itu, nilai NA besar hanya baik untuk aplikasi jarak-pendek dengan kecepatan rendah. Besarnya <em>Numerical Aperture </em>(NA) dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut :</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Redaman</strong></p>
<p>Redaman/atenuasi serat optik merupakan karakteristik penting yang harus diperhatikan mengingat kaitannya dalam menentukan jarak pengulang (<em>repeater</em>), jenis pemancar dan penerima optik yang harus digunakan. Besarnya atenuasi atau rugi-rugi daya dinyatakan oleh persamaan berikut :</p>
<p>Redaman serat biasanya disebabkan oleh karena penyerapan/<em>absorpsi </em>energi sinyal oleh bahan, efek <em>scattering</em>/penghamburan dan pengaruh radiasi/pembengkokan. Semakin besar atenuasi berarti semakin sedikit cahaya yang dapat mencapai detektor dan dengan demikian semakin pendek kemungkinan jarak span antar pengulang.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Dispersi</strong></p>
<p>Dispersi adalah pelebaran pulsa yang terjadi ketika sinyal merambat melalui nsepanjang serat optik. Dispersi akan membatasi lebar pita (<em>bandwidth</em>) dari serat. Dispersi yang terjadi pada serat secara garis besar ada dua yaitu dispersi intermodal dan dispersi intramodal dikenal dengan nama lain <em>dispersi kromatik </em>disebabkan oleh <em>dispersi material </em>dan <em>dispersi wavegiude.</em></p>
<p><strong>F. </strong><strong>Pelemahan</strong></p>
<p>Pelemahan (Attenuation) cahaya sangat penting diketahui terutama dalam merancang sistem telekomunikasi serat optik itu sendiri. Pelemahan cahaya dalam serat optik adalah adanya penurunan rata-rata daya optik pada kabel serat optik, biasanya diekspresikan dalam decibel (dB) tanpa tanda negatif. Berikut ini beberapa hal yang menyumbang kepada pelemahan cahaya pada serat optic :</p>
<ol>
<li>Penyerapan (Absorption)</li>
</ol>
<p>Kehilangan cahaya yang disebabkan adanya kotoran dalam serat optik.</p>
<ol>
<li>Penyebaran (Scattering)</li>
<li>Kehilangan radiasi (radiative losses)</li>
</ol>
<p>Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit error rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.</p>
<p><strong>CARA</strong><strong> </strong><strong>KERJA FIBER OPTIK</strong></p>
<p>Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.</p>
<p><strong>H. </strong><strong>Kode warna pada kabel serat optik</strong><br />
<strong>1. </strong><strong>Selubung luar</strong></p>
<p>Dalam standarisasinya kode warna dari selubung luar (jacket) kabel serat optik jenis Patch Cord adalah sebagai berikut:</p>
<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>Warna selubung luar/jacket</td>
<td>Artinya</td>
</tr>
<tr>
<td>Kuning</td>
<td>serat   optik single-mode</td>
</tr>
<tr>
<td>Oren</td>
<td>serat   optik multi-mode</td>
</tr>
<tr>
<td>Aqua</td>
<td>Optimal   laser 10 giga 50/125 mikrometer serat optik multi-mode</td>
</tr>
<tr>
<td>Abu-Abu</td>
<td>Kode   warna serat optik multi-mode, yang tidak digunakan lagi</td>
</tr>
<tr>
<td>Biru</td>
<td>Kadang   masih digunakan dalam model perancangan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>2. </strong><strong>Konektor</strong></p>
<p>Pada kabel serat optik, sambungan ujung terminal atau disebut juga konektor, biasanya memiliki tipe standar seperti berikut:</p>
<ol>
<li>FC (Fiber Connector): digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.</li>
<li>SC (Subsciber Connector): digunakan untuk kabel single mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain.</li>
<li>ST (Straight Tip): bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.</li>
<li>Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.</li>
<li>D4: konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.</li>
<li>SMA: konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.</li>
<li>E200</li>
</ol>
<p>Selanjutnya jenis-jenis konektor tipe kecil:</p>
<ol>
<li>LC</li>
<li>SMU</li>
<li>SC-DC</li>
</ol>
<p>Selain itu pada konektor tersebut biasanya menggunakan warna tertentu dengan maksud sebagai berikut:</p>
<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2">Warna Konektor</td>
<td>Arti</td>
<td>Keterangan</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Biru</td>
<td>Physical Contact   (PC), 0°</td>
<td>yang paling umum   digunkan untuk serat optik single-mode.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Hijau</td>
<td>Angle Polished   (APC), 8°</td>
<td>sudah tidak   digunakan lagi untuk serat optik multi-mode</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Hitam</td>
<td>Physical Contact   (PC), 0°</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>Abu-abu,</td>
<td>Krem</td>
<td>Physical Contact   (PC), 0°</td>
<td>serat optik   multi-mode</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Putih</td>
<td>Physical Contact   (PC), 0°</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Merah</td>
<td></td>
<td>Penggunaan   khusus</td>
</tr>
<tr height="0">
<td width="69"></td>
<td width="43"></td>
<td width="170"></td>
<td width="385"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ol>
<li><strong>I. </strong><strong>APLIKASI</strong></li>
</ol>
<p>Serat optik dapat digunakan sebagai sarana telekomunikasi dan jaringan karena fleksibel dan dapat digabungkan sebagai kabel. Hal ini terutama menguntungkan untuk komunikasi jarak jauh, karena menyebarkan cahaya melalui serat dengan redaman kecil dibandingkan dengan kabel listrik. Hal ini memungkinkan jarak yang jauh untuk membentang dengan beberapa repeater. Selain itu, lampu per-saluran sinyal merambat serat telah dimodulasi pada tarif setinggi 111 gigabit per detik oleh NTT, walaupun 10 atau 40 Gb / s adalah tipikal dalam sistem dikerahkan.</p>
<p>Setiap serat dapat membawa banyak jalur yang independen, masing-masing menggunakan berbeda panjang gelombang cahaya (panjang gelombang-division multiplexing (WDM)). Tingkat data bersih (data rate tanpa overhead byte) per serat adalah data rate per-saluran dikurangi dengan overhead FEC, dikalikan dengan jumlah saluran (biasanya sampai dengan delapan puluh dalam sistem WDM padat komersial pada 2008 [update]).</p>
<p>Serat laboratorium saat ini laju data rekam optik, yang diselenggarakan oleh Bell Labs pada Villarceaux, Perancis, adalah multiplexing 155 saluran, masing-masing membawa 100 Gb / s melalui serat Km 7000 [19] Nippon Telegraph dan Telephone Corporation. Juga berhasil 69,1 Tb / s lebih dari 240 km serat tunggal (multiplexing 432 saluran, menyamakan ke 171 Gb / s per channel) [20.] Bell Labs juga melanggar Petabit 100 per penghalang kilometer detik (15,5 Tb / s di atas 7.000 km serat tunggal).</p>
<p>Untuk aplikasi jarak pendek, seperti membuat jaringan di dalam gedung kantor, pemasangan kabel serat optik dapat digunakan untuk menghemat ruang pada saluran kabel. Hal ini karena serat tunggal seringkali dapat membawa data lebih banyak dari kabel listrik, seperti 4 pasangan-5 kabel Ethernet Cat. Serat juga kebal terhadap gangguan listrik, tidak ada pembicaraan silang antara sinyal di kabel yang berbeda dan ada pickup kebisingan lingkungan. kabel serat Non-lapis baja tidak melakukan listrik, yang membuat serat solusi yang baik untuk melindungi komunikasi peralatan di lingkungan tegangan tinggi seperti fasilitas pembangkit tenaga listrik, atau struktur komunikasi logam rentan terhadap serangan petir.</p>
<p>Mereka juga dapat digunakan dalam lingkungan di mana asap ledakan hadir, tanpa bahaya pengapian. Penyadapan lebih sulit dibandingkan dengan sambungan listrik, dan ada serat konsentris dual core yang dikatakan tap-bukti.</p>
<ol>
<li><strong>J. </strong><strong>Kelebihan Serat Optik</strong></li>
</ol>
<p>Dalam penggunaan serat optik ini, terdapat beberapa keuntungan antara lain :</p>
<ol>
<li>Lebar jalur besar dan kemampuan dalam membawa banyak data, dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan</li>
<li>Mempunyai lebar pita frekuensi (<em>bandwith </em>yang lebar).</li>
</ol>
<p>Frekuensi pembawa optik bekerja pada daerah frekuensi yang tinggi yaitu sekitar 10^13 Hz sampai dengan 10^16 Hz, sehingga informasi yang dibawa akan menjadi banyak.</p>
<ol>
<li>Redaman sangat rendah dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga, terutama pada frekuensi yang mempunyai panjang gelombang sekitar 1300 nm yaitu 0,2 dB/km.</li>
<li>Kebal terhadap gangguan gelombang elektromagnet. Fiber optik terbuat dari kaca atau plastik yang merupakan isolator, berarti bebas dari interferensi medan magnet, frekuensi radio dan gangguan listrik.</li>
<li>Dapat menyalurkan informasi digital dengan kecepatan tinggi. Kemampuan fiber optik</li>
<li>dalam menyalurkan sinyal frekuensi tinggi, sangat cocok untuk pengiriman sinyal digital</li>
<li>pada sistem multipleks digital dengan kecepatan beberapa Mbit/s hingga Gbit/s.</li>
<li>Ukuran dan berat fiber optik kecil dan ringan.</li>
<li>Diameter inti fiber optik berukuruan micro sehingga pemakaian ruangan lebih ekonomis.</li>
</ol>
<p>10.  Tidak mengalirkan arus listrik</p>
<p>11.  Terbuat dari kaca atau plastik sehingga tidak dapat dialiri arus listrik (terhindar dari terjadinya hubungan pendek)</p>
<p>12.  Sistem dapat diandalkan (20 – 30 tahun) dan mudah pemeliharaannya</p>
<p>13.  Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi</p>
<p>14.  Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang</p>
<p>15.  Imun, kekebalan terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio</p>
<p>16.  Non-Penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api</p>
<p>17.  Tidak berkarat</p>
<p><strong>K. </strong><strong>Kekurangan Serat Optik</strong></p>
<p>Setiap teknologi mempunyai kelemahan, kelemahan untuk serat optic lebih sedikit dari pada kelebihannya :</p>
<ol>
<li>Untuk segi biaya fiber optik lebih mahal.</li>
<li>Konstruksi fiber optik lemah sehingga dalam pemakaiannya diperlukan lapisan penguat sebagai proteksi.</li>
<li>Karakteristik transmisi dapat berubah bila terjadi tekanan dari luar yang berlebihan</li>
<li>Tidak dapat dialiri arus listrik, sehingga tidak dapat memberikan catuan pada pemasangan repeater.</li>
<li>Dibutuhan tenaga atau teknisi khusus baik saat dr penarikan kabel,pengalian, instalasi.</li>
<li>Kabel Fiber Optik harus stabil dalam (db) standar iso.</li>
<li>Faktor alam (terkena pohon tumbang, kebakaran, kebel di gigit tikus dll)dan faktor manusia ( pencurian dll).</li>
<li>Untuk kesehatan, jika terkena sepihan fiber’nya sgt berbahaya karena berukuran mikro bisa menyebar ke saluran peredaran darah. Jadi hati-hati dlm penyambungan.</li>
<li>Jika fiber optik putus harus mengunakan alat khusus penyambungan dan mencari titik putus mengunakan alat khusus (Optical Time Domain Reflectometer)OTDR (mahal).</li>
</ol>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/06/fiber-optik/&via=aanchoto&text=Fiber Optik&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/06/fiber-optik/&via=aanchoto&text=Fiber Optik&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/06/fiber-optik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wireless dan WiMAX</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/06/wireless-dan-wimax/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/06/wireless-dan-wimax/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 04:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[A. Sejarah Nirkabel Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC)&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>A. </strong><strong>Sejarah Nirkabel</strong></p>
<p>Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate &gt;1 Mbps.</p>
<p>Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.<span id="more-405"></span></p>
<p>Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.</p>
<p>Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.</p>
<p>Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.</p>
<p>Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.</p>
<p><strong>B. </strong><strong>Model Peralatan Wireless</strong></p>
<p>Beberapa model peralatan wireless diantaranya adalah :</p>
<ol>
<li>Telepon selular dan radio panggil (pager) – dimana menyediakan sambungan untuk aplikasi bergerak dan musah dibawa baik untuk perorazngan maupun bisnis.</li>
<li>Global Positioning System (GPS) – memberikan kemudahan pengguna seperti pengemudi mobil, truk, pilot pesawat terbang, kapten kapal laut untuk memastikan letak posisi mereka di permukaan bumi.</li>
<li>Alat-alat komputer tanpa kabel – seperti mouse dan keyboard tanpa kabel sehingga membuqat keleluasaan bergerak bagi pengguna.</li>
<li>Telepon Cordless – telepon standar namun dapat digunakan tanpa kabel. Berbeda dengan telepon selular, cordless memiliki batas jangkauan dan membutuhkan terminal yang tersambung dengan jaringan kabel telepon.</li>
<li>Remote control – berupa suatu alat tanap kabel yang dapat mengendalikan sesuatu, misalnya mainan atau televisi dan radio.</li>
<li>Two-way Radio – termasuk di dalamnya wakie-talkie atau layanan radio amatir (HT-handy-talkie) selayaknya pada komunikasi lainnya.</li>
<li>Satellite television – memberikan kemampuan bagi penonton di hampir seluruh lokasi untuk memilih ratusan lebih saluran komunikasi yang berbeda.</li>
<li>Wireless LAN – memberikan fleksible dan realibilitas utnuk para pengguna komputer dalam bisnis maupun non bisnis.</li>
</ol>
<p><strong>C. </strong><strong>Wireless</strong></p>
<p>Komunikasi wireless memang tidak tampak mata, namun nyatanya Anda dapat berkomunikasi dengan lawan Anda melalui media ini. Kenalilah istilah dan terminologi di dalamnya untuk dapat lebih memahami penggunaannya.</p>
<p>Komunikasi data membutuhkan sebuah media penghantar agar informasi yang ingin disampaikan dapat berjalan ke tujuannya dengan baik. Media komunikasi data bisa berwujud apa saja, selama media tersebut dapat menghantarkan informasi dengan baik tanpa ada cacat-cacat yang berarti. Selama bertahuntahun hingga saat ini pun, media komunikasi data didominasi oleh media komunikasi kabel. Namun, kini arah trennya sudah mulai bergerak menuju ke jenis media lain yang tidak kalah hebat dan menariknya.</p>
<p>Media yang sedang naik daun tersebut adalah media wireless LAN atau yang biasa disingkat WLAN. Media jenis ini bukanlah media baru dalam dunia komunikasi data, namun perkembangannya yang terus-menerus menuju ke arah yang lebih baik membuatnya semakin disukai oleh masyarakat. Dengan semakin berkembangnya kualitas media ini menghantarkan data, jarak jangkauannya yang semakin jauh, kekebalannya yang semakin tinggi dalam menangani interferensi, dan banyak lagi perkembangan lainnya, membuat pengguna media ini semakin meningkat dari hari-ke hari. Tidak bisa dipungkiri, media ini mungkin akan menguasai dunia komunikasi data beberapa tahun mendatang. Khususnya komunikasi data dalam jaringan lokal (LAN).</p>
<p>Karena semakin meluasnya penggunaan media ini, maka ada baiknya bagi Anda untuk mengenal lebih jauh apa sih sebenarnya teknologi wireless LAN ini. Mungkin WLAN sudah bukan merupakan barang baru lagi, namun seluk-beluknya perlu Anda pahami benar-benar jika ingin menggunakannya dengan nyaman. Apalagi jika Anda ingin menggunakannya dalam skala besar, tidak ada salahnya untuk mengetahui lebih banyak lagi apa sih sebenarnya WLAN itu, apa yang ada di dalamnya, dan banyak lagi.</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Wireless LAN (WLAN)</strong></p>
<p>Mungkin bagi sebagian orang istilah ini sudah tidak asing lagi bahkan sudah terkesan basi. Namun, tidak sedikit pula yang lupa atau bahkan belum tahu apa itu WLAN. Sebenarnya WLAN adalah sebuah jaringan lokal (LAN) yang terbentuk dengan menggunakan media perantara sinyal radio frekuensi tinggi, bukan dengan menggunakan kabel. Wireless LAN ini memiliki tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi daripada media kabel. Maka dari itu, WLAN sering digunakan sebagai ekstensi dari komunikasi melalui media kabel atau sebagai media alternatif bagi komunikasi melalui kabel.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Tipe dari Jaringan Nirkabel</strong></p>
<p>Sama halnya seperti jaringan yang berbasis kabel, maka jaringan nirkabel dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe yang berbeda berdasarkan pada jarak dimana data dapat ditransmisikan.</p>
<ol>
<li><strong>a. </strong><strong>Wireless Wide Area Networks (WWANs)</strong></li>
</ol>
<p><strong> </strong>Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat dibuat mencakup suatu daerah yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui penggunaan beberapa antena atau juga sistem satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya. Teknologi WWAN saat ini dikenal dengan sistem 2G (second generation). Inti dari sistem 2G ini termasuk di dalamnya Global System for Mobile Communications (GSM), Cellular Digital Packet Data (CDPD) dan juga Code Division Multiple Access (CDMA). Berbagai usaha sedang dilakukan untuk transisi dari 2G ke teknologi 3G (third generation) yang akan segera menjadi standar global dan memiliki fitur roaming yang global juga. ITU juga secara aktif dalam mempromosikan pembuatan standar global bagi teknologi 3G.<strong> </strong></p>
<p><strong>b. </strong><strong>Wireless Metropolitan Area Networks (WMANs)</strong></p>
<p>Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi di dalam suatu area metropolitan (contohnya, antara gedung yang berbeda-beda dalam suatu kota atau pada kampus universitas), dan ini bisa dicapai tanpa biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. Sebagai tambahan, WMAN dapat bertindak sebagai backup bagi jaringan yang berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringan yang berbasis kabel tadi mengalami gangguan. WMAN menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband, yang memberikan pengguna dengan akses berkecepatan tinggi, merupakan hal yang banyak diminati saat ini. Meskipun ada beberapa teknologi yang berbeda, seperti multichannel multipoint distribution service (MMDS) dan local multipoint distribution services (LMDS) digunakan saat ini, tetapi kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut.</p>
<p><strong>c. </strong><strong>Wireless Local Area Networks (WLANs)</strong></p>
<p>Teknologi WLAN membolehkan pengguna untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu area yang sifatnya lokal (contohnya, dalam lingkungan gedung kantor, gedung kampus atau pada area publik, seperti bandara atau kafe). WLAN dapat digunakan pada kantor sementara atau yang mana instalasi kabel permanen tidak diperbolehkan. Atau WLAN terkadang dibangun sebagai suplemen bagi LAN yang sudah ada, sehingga pengguna dapat bekerja pada berbagai lokasi yang berbeda dalam lingkungan gedung. WLAN dapat dioperasikan dengan dua cara. Dalam infrastruktur WLAN, stasiun wireless (peranti dengan network card radio atau eksternal modem) terhubung ke access point nirkabel yang berfungsi sebagai bridge antara stasiun-stasiun dan network backbone yang ada saat itu. Dalam lingkungan WLAN yang sifatnya peer-to-peer (ad hoc), beberapa pengguna dalam area yang terbatas, seperti ruang rapat, dapat membentuk suatu jaringan sementara tanpa menggunakan access point, jika mereka tidak memerlukan akses ke sumber daya jaringan.Pada tahun 1997, IEEE meng-approve standar 802.11 untuk WLAN, yang mana menspesifikasikan suatu data transfer rate 1 sampai 2 megabits per second (Mbps). Di bawah 802.11b, yang mana menjadi standar baru yang dominan saat ini, data ditransfer pada kecepatan maksimum 11 Mbps melalui frekuensi 2.4 gigahertz (GHz). Standar yang lebih baru lainnya adalah 802.11a, yang mana menspesifikasikan data transfer pada kecepatan maksimum 54 Mbps melalui frekuensi 5 GHz.</p>
<p><strong>d. </strong><strong>Wireless Personal Area Networks (WPANs)</strong></p>
<p>Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad hoc) bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah suatu ruang yang ada disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Saat ini, dua teknologi kunci dari WPAN ini adalah Bluetooth dan cahaya infra merah. Bluetooth merupakan teknologi pengganti kabel yang menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data sampai dengan jarak sekitar 30 feet. Data Bluetooth dapat ditransmisikan melewati tembok, saku ataupun tas. Teknologi Bluetooth ini digerakkan oleh suatu badan yang bernama Bluetooth Special Interest Group (SIG), yang mana mempublikasikan spesifikasi Bluetooth versi 1.0 pada tahun 1999. Cara alternatif lainnya, untuk menghubungkan peranti dalam jarak sangat dekat (1 meter atau kurang), maka user bisa menggunakan cahaya infra merah.Untuk menstandarisasi pembangunan dari teknologi WPAN, IEEE telah membangun kelompok kerja 802.15 bagi WPAN. Kelompok kerja ini membuat standar WPAN, yang berbasis pada spesifikasi Bluetooth versi 1.0. Tujuan utama dari standarisasi ini adalah untuk mengurangi kompleksitas, konsumsi daya yang rendah, interoperabilitas dan bisa hidup berdampingan dengan jaringan 802.11.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Speksifikasi Wireless LAN</strong></p>
<p><strong> </strong>Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="403">
<tbody>
<tr>
<td colspan="4">Spesifikasi Wi-Fi</td>
</tr>
<tr>
<td>Spesifikasi</td>
<td>Kecepatan</td>
<td>Frekuensi<br />
Band</td>
<td>Cocok<br />
dengan</td>
</tr>
<tr>
<td><a title="802.11b" href="http://id.wikipedia.org/wiki/802.11b">802.11b</a></td>
<td>11 Mb/s</td>
<td>2.4 GHz</td>
<td>b</td>
</tr>
<tr>
<td><a title="802.11a" href="http://id.wikipedia.org/wiki/802.11a">802.11a</a></td>
<td>54 Mb/s</td>
<td>5 GHz</td>
<td>a</td>
</tr>
<tr>
<td><a title="802.11g" href="http://id.wikipedia.org/wiki/802.11g">802.11g</a></td>
<td>54 Mb/s</td>
<td>2.4 GHz</td>
<td>b,   g</td>
</tr>
<tr>
<td><a title="802.11n (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=802.11n&amp;action=edit&amp;redlink=1">802.11n</a></td>
<td>100 Mb/s</td>
<td>2.4 GHz</td>
<td>b,   g, n</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>a. </strong><strong>IEEE 802.11b </strong></p>
<p>IEEE 802.11b : merupakan pengembangan dari standar IEEE 802.11 yang asli, yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tapi tetap menggunakan frekuensi 2.45 GHz. Dikenal juga dengan IEEE 802.11 HR. Pada prakteknya, kecepatan maksimum yang dapat diraih oleh standar IEEE 802.11b mencapai 5.9 Mb/s pada protokol TCP, dan 7.1 Mb/s pada protokol UDP. Metode transmisi yang digunakannya adalah DSSS. (Direct Sequence Spread Spactrum)</p>
<p>Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="72" valign="top"><strong>Channel</strong></td>
<td width="150" valign="top"><strong>Frekuensi Nominal (MHz)</strong></td>
<td width="157" valign="top"><strong>Frekuensi Minimum (MHz)</strong></td>
<td width="165" valign="top"><strong>Frekuensi Maximum (MHz)</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">1</td>
<td width="150" valign="top">2412</td>
<td width="157" valign="top">2401</td>
<td width="165" valign="top">2423</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">2</td>
<td width="150" valign="top">2417</td>
<td width="157" valign="top">2405</td>
<td width="165" valign="top">2428</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">3</td>
<td width="150" valign="top">2422</td>
<td width="157" valign="top">2411</td>
<td width="165" valign="top">2433</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">4</td>
<td width="150" valign="top">2427</td>
<td width="157" valign="top">2416</td>
<td width="165" valign="top">2438</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">5</td>
<td width="150" valign="top">2432</td>
<td width="157" valign="top">2421</td>
<td width="165" valign="top">2443</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">6</td>
<td width="150" valign="top">2437</td>
<td width="157" valign="top">2426</td>
<td width="165" valign="top">2448</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">7</td>
<td width="150" valign="top">2442</td>
<td width="157" valign="top">2431</td>
<td width="165" valign="top">2453</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">8</td>
<td width="150" valign="top">2447</td>
<td width="157" valign="top">2436</td>
<td width="165" valign="top">2458</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">9</td>
<td width="150" valign="top">2452</td>
<td width="157" valign="top">2441</td>
<td width="165" valign="top">2463</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">10</td>
<td width="150" valign="top">2457</td>
<td width="157" valign="top">2446</td>
<td width="165" valign="top">2468</td>
</tr>
<tr>
<td width="72" valign="top">11</td>
<td width="150" valign="top">2462</td>
<td width="157" valign="top">2451</td>
<td width="165" valign="top">2473</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ol>
<li><strong>b. </strong><strong>IEEE 802.11a </strong></li>
</ol>
<p>IEEE 802.11a :adalah sebuah teknologi jaringan nirkabel yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari standar IEEE 802.11 yang asli, namun bekerja pada bandwidth 5.8 GHz dengan kecepatan maksimum hingga 54 Mb/s. Metode transmisi yang digunakan adalah Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM), yang mengizinkan pentransmisian data secara paralel di dalam sub-frekuensi. Penggunaan OFDM memiliki keunggulan resistansi terhadap interferensi dengan gelombang lain, dan tentunya peningkatan throughput. Standar ini selesai diratifikasi pada tahun 1999.</p>
<p><strong>c. </strong><strong>IEEE 802.11g </strong></p>
<p>IEEE 802.11g : adalah sebuah standar jaringan nirkabel yang bekerja pada frekuensi 2,45 GHz dan menggunakan metode modulasi OFDM. 802.11g yang dipublikasikan pada bulan Juni 2003 mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mb/s pada pita frekuensi 2,45 GHz, sama seperti halnya IEEE 802.11 biasa dan IEEE 802.11b. Standar ini menggunakan modulasi sinyal OFDM, sehingga lebih resistan terhadap interferensi dari gelombang lainnya.</p>
<p>Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLANs (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLANs dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.</p>
<p>Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).</p>
<p>Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Standarisasi Wireless</strong></p>
<p>Untuk menekan biaya, memastikan interoperabilitas dan mempromosikan adopsi yang luas terhadap teknologi nirkabel ini, maka organisasi seperti Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), Internet Engineering Task Force (IETF), Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA) dan International Telecommunication Union (ITU) telah berpartisipasi dalam berbagai macam upaya-upaya standarisasi. Sebagai contoh, kelompok kerja IEEE telah mendefinisikan bagaimana suatu informasi ditransfer dari satu peranti ke peranti lainnya (dengan menggunakan frekuensi radio atau infrared misalnya) dan bagaimana dan kapan suatu media transmisi sebaiknya digunakan untuk keperluan komunikasi. Ketika membangun standarisasi untuk jaringan nirkabel, organisasi seperti IEEE telah mengatasi pula masalah power management, bandwidth, security dan berbagai masalah unik yang ada pada dunia jaringan nirkabel.</p>
<p><strong>D. </strong><strong>WiMAX</strong></p>
<p>Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Perkembangan Teknologi WiMAX</strong></p>
<p>WiMax Standar BWA yang saat ini umum diterima dan secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE), seperti standar 802.15 untuk Personal Area Network (PAN), 802.11 untuk jaringan Wireless Fidelity (WiFi), dan 802.16 untuk jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX).</p>
<p>Pada jaringan selular juga telah dikembangkan teknologi yang dapat mengalirkan data yang overlay dengan jaringan suara seperti GPRS, EDGE, WCDMA, dan HSDPA. Masing-masing evolusi pada umumnya mengarah pada kemampuan menyediakan berbagai layanan baru atau mengarah pada layanan yang mampu menyalurkan voice, video dan data secara bersamaan (triple play). Sehingga strategi pengembangan layanan broadband wireless dibedakan menjadi Mobile Network Operator (MNO) dan Broadband Provider (BP). Perbandingan beberapa karakteristik sistem wireless data berkecepatan tinggi digambarkan oleh First Boston seperti berikut.</p>
<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="6" width="531">Perbandingan   Perkembangan Teknologi Wireless</td>
</tr>
<tr>
<td width="99"></td>
<td><strong>WiFi   802.11g</strong><strong> </strong></td>
<td><strong>WiMAX   802.16-2004*</strong><strong> </strong></td>
<td><strong>WiMAX   802.16e</strong><strong> </strong></td>
<td><strong>CDMA2000   1x EV-DO</strong><strong> </strong></td>
<td><strong>WCDMA/   UMTS</strong><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="99">Approximate max reach   (dependent on many factors)</td>
<td>100   Meters</td>
<td>8   Km</td>
<td>5   Km</td>
<td>*</td>
<td>*</td>
</tr>
<tr>
<td width="99">Maximum throughput</td>
<td>54   Mbps</td>
<td>75   Mbps (20 MHz band)</td>
<td>30   Mbps (10 MHz band)</td>
<td>3.1   Mbps (EVDO Rev. A)</td>
<td>2   Mbps (10+ Mbps fpr HSDPA)</td>
</tr>
<tr>
<td width="99">Typical Frequency bands</td>
<td>2.4   GHz</td>
<td>2-11   GHz</td>
<td>2-6   GHz</td>
<td>1900   MHz</td>
<td>1800,1900,2100   MHz</td>
</tr>
<tr>
<td width="99">Application</td>
<td>Wireless   LAN</td>
<td>Fixed   Wireless Broadband (eg-DSL alternative)</td>
<td>Portable   Wireless Broadband</td>
<td>Mobile   Wireless Broadband</td>
<td>Mobile   Wireless Broadband</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah tanda sertifikasi untuk produk-produk yang lulus tes cocok dan sesuai dengan standar IEEE 802.16. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh. WiMAX merupakan teknologi broadband yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga membawa isu open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX layak diaplikasikan untuk ‘last mile’ broadband connections, backhaul, dan high speed enterprise.</p>
<p>Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN.</p>
<p>Standar keluaran IEEE banyak digunakan secara luas di daerah asalnya, Amerika, sedangkan standar keluaran ETSI meluas penggunaannya di daerah Eropa dan sekitarnya. Untuk membuat teknologi ini dapat digunakan secara global, maka diciptakanlah WiMAX. Kedua standar yang disatukan ini merupakan standar teknis yang memiliki spesifikasi yang sangat cocok untuk menyediakan koneksi berjenis broadband lewat media wireless atau dikenal dengan BWA.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Frekuensi WiMAX</strong></p>
<p>Sebagai teknologi yang berbasis pada frekuensi, kesuksesan WiMAX sangat bergantung pada ketersediaan dan kesesuaian spektrum frekuensi. Sistem wireless mengenal dua jenis band frekuensi yaitu Licensed Band dan Unlicensed Band. Licensed band membutuhkan lisensi atau otoritas dari regulator, yang mana operator yang memperoleh licensed band diberikan hak eksklusif untuk menyelenggarakan layanan dalam suatu area tertentu. Sementara Unlicensed Band yang tidak membutuhkan lisensi dalam penggunaannya memungkinkan setiap orang menggunakan frekuensi secara bebas di semua area.</p>
<p>WiMAX Forum menetapkan 2 band frekuensi utama pada certication profile untuk Fixed WiMAX (band 3.5 GHz dan 5.8 GHz), sementara untuk Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi pada system profile release-1, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz.</p>
<p>Secara umum terdapat beberapa alternatif frekuensi untuk teknologi WiMAX sesuai dengan peta frekuensi dunia. Dari alternatif tersebut band frekuensi 3,5 GHz menjadi frekuensi mayoritas Fixed WiMAX di beberapa negara, terutama untuk negara-negara di Eropa, Canada, Timur-Tengah, Australia dan sebagian Asia. Sementara frekuensi yang mayoritas digunakan untuk Mobile WiMAX adalah 2,5 GHz.</p>
<p>Isu frekuensi Fixed WiMAX di band 3,3 GHz ternyata hanya muncul di negara-negara Asia. Hal ini terkait dengan penggunaan band 3,5 GHz untuk komunikasi satelit, demikian juga dengan di Indonesia. Band 3,5 GHz di Indonesia digunakan oleh satelit Telkom dan PSN untuk memberikan layanan IDR dan broadcast TV. Dengan demikian penggunaan secara bersama antara satelit dan wireless terrestrial (BWA) di frekuensi 3,5 GHz akan menimbulkan potensi interferensi terutama di sisi satelit.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Perangkat WiMAX</strong></p>
<p>Elemen/ perangkat WiMAX secara umum terdiri dari BS di sisi pusat dan CPE di sisi pelanggan. Namun demikian masih ada perangkat tambahan seperti antena, kabel dan asesoris lainnya.</p>
<p><strong>a. </strong><strong>Base Station (BS)</strong></p>
<p>Merupakan perangkat transceiver (transmitter dan receiver) yang biasanya dipasang satu lokasi (colocated) dengan jaringan Internet Protocol (IP). Dari BS ini akan disambungkan ke beberapa CPE dengan media interface gelombang radio (RF) yang mengikuti standar WiMAX. Komponen BS terdiri dari:</p>
<ul>
<li>NPU (networking processing unit card)</li>
<li>AU (access unit card)up to 6 +1</li>
<li>PIU (power interface unit) 1+1</li>
<li>AVU (air ventilation unit)</li>
<li>PSU (power supply unit) 3+1</li>
</ul>
<ol>
<li><strong>b. </strong><strong> Antena</strong></li>
</ol>
<p>Antena yang dipakai di BS dapat berupa sektor 60°, 90°, atau 120° tergantung dari area yang akan dilayani.</p>
<p><strong>c. </strong><strong>Subscriber Station (SS)</strong></p>
<p>Secara umum Subscriber Station (SS) atau (Customer Premises Equipment) CPE terdiri dari Outdoor Unit (ODU) dan Indoor Unit (IDU), perangkat radionya ada yang terpisah dan ada yang terintegrasi dengan antena.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Teknologi WiMAX dan Layanannya</strong></p>
<p>BWA WiMAX adalah standards-based technology yang memungkinkan penyaluran akses broadband melalui penggunaan wireless sebagai komplemen wireline. WiMAX menyediakan akses last mile secara fixed, nomadic, portable dan mobile tanpa syarat LOS (NLOS) antara user dan base station. WiMAX juga merupakan sistem BWA yang memiliki kemampuan interoperabilty antar perangkat yang berbeda. WiMAX dirancang untuk dapat memberikan layanan Point to Multipoint (PMP) maupun Point to Point (PTP). Dengan kemampuan pengiriman data hingga 10 Mbps/user.</p>
<p>Pengembangan WiMAX berada dalam range kemampuan yang cukup lebar. Fixed WiMAX pada prinsipnya dikembangkan dari sistem WiFi, sehingga keterbatasan WiFi dapat dilengkapi melalui sistem ini, terutama dalam hal coverage/jarak, kualitas dan garansi layanan (QoS). Sementara itu Mobile WiMAX dikembangkan untuk dapat mengimbangi teknologi selular seperti GSM, CDMA 2000 maupun 3G. Keunggulan Mobile WiMAX terdapat pada konfigurasi sistem yang jauh lebih sederhana serta kemampuan pengiriman data yang lebih tinggi. Oleh karena itu sistem WiMAX sangat mungkin dan mudah diselenggarakan oleh operator baru atau pun service provider skala kecil. Namun demikian kemampuan mobility dari Mobile WiMAX masih berada dibawah kemampuan teknologi selular.</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Tinjauan Teknologi</strong></p>
<p>WiMax adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan standar dan implementasi yang mampu beroperasi berdasarkan jaringan nirkabel IEEE 802.16, seperti WiFi yang beroperasi berdasarkan standar Wireless LAN IEEE802.11. Namun, dalam implementasinya WiMax sangat berbeda dengan WiFi.</p>
<p>Pada WiFi, sebagaimana OSI Layer, adalah standar pada lapis kedua, dimana Media Access Control (MAC) menggunakan metode akses kompetisi, yaitu dimana beberapa terminal secara bersamaan memperebutkan akses. Sedangkan MAC pada WiMax menggunakan metode akses yang berbasis algoritma penjadualan (scheduling algorithm). Dengan metode akses kompetisi, maka layanan seperti Voice over IP atau IPTV yang tergantung kepada Kualitas Layanan (Quality of Service) yang stabil menjadi kurang baik. Sedangkan pada WiMax, dimana digunakan algoritma penjadualan, maka bila setelah sebuah terminal mendapat garansi untuk memperoleh sejumlah sumber daya (seperti timeslot), maka jaringan nirkabel akan terus memberikan sumber daya ini selama terminal membutuhkannya.</p>
<p>Standar WiMax pada awalnya dirancang untuk rentang frekuensi 10 s.d. 66 GHz. 802.16a, diperbaharui pada 2004 menjadi 802.16-2004 (dikenal juga dengan 802.16d) menambahkan rentang frekuensi 2 s.d. 11 GHz dalam spesifikasi. 802.16d dikenal juga dengan fixed WiMax, diperbaharui lagi menjadi 802.16e pada tahun 2005 (yang dikenal dengan mobile WiMax) dan menggunakan orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) yang lebih memiliki skalabilitas dibandingkan dengan standar 802.16d yang menggunakan OFDM 256 sub-carriers. Penggunaan OFDM yang baru ini memberikan keuntungan dalam hal cakupang, instalasi, konsumsi daya, penggunaan frekuensi dan efisiensi pita frekuensi. WiMax yang menggunakan standar 802.16e memiliki kemampuan hand over atau hand off, sebagaimana layaknya pada komunikasi selular.</p>
<p>Banyaknya institusi yang tertarik atas standar 802.16d dan .16e karena standar ini menggunakan frekuensi yang lebih rendah sehingga lebih baik terhadap redaman dan dengan demikian memiliki daya penetrasi yang lebih baik di dalam gedung. Pada saat ini, sudah ada jaringan yang secara komersial menggunakan perangkat WiMax bersertifikasi sesuai dengan standar 802.162.</p>
<p>Spesifikasi WiMax membawa perbaikan atas keterbatasan-keterbatasan standar WiFi dengan memberikan lebar pita yang lebih besar dan enkripsi yang lebih bagus. Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan Line of Sight (LOS) dalam situasi tertentu. Propagasi Non LOS memerlukan standar .16d atau revisi 16.e, karena diperlukan frekuensi yang lebih rendah. Juga, perlu digunakan sinyal muli-jalur (multi-path signals), sebagaimana standar 802.16n.</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Manfaat Membangun Jaringan LAN (Local Area Network)</strong></p>
<p>Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi industri ini. Para operator telekomunikasi dapat menghemat investasi perangkat, karena kemampuan WiMAX dapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. Selain itu, pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh teknologi Cable dan DSL (Digital Subscriber Line).</p>
<p>WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan koneksi Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis dalam mendapatkan koneksi Internet. Area coverage-nya sejauh 50 km maksimal dan kemampuannya menghantarkan data dengan transfer rate yang tinggi dalam jarak jauh, sehingga memberikan kontribusi sangat besar bagi keberadaan wireless MAN dan dapat menutup semua celah broadband yang ada saat ini. Dari segi kondisi saat proses komunikasinya, teknologi WiMAX dapat melayani para subscriber, baik yang berada dalam posisi Line Of Sight (posisi perangkat-perangkat yang ingin berkomunikasi masih berada dalam jarak pandang yang lurus dan bebas dari penghalang apa pun di depannya) dengan BTS maupun yang tidak memungkinkan untuk itu (Non-Line Of Sight). Jadi di mana pun para penggunanya berada, selama masih masuk dalam area coverage sebuah BTS (Base Transceiver Stations), mereka mungkin masih dapat menikmati koneksi yang dihantarkan oleh BTS tersebut.</p>
<p>Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS.</p>
<p>Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau, ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless.</p>
<p><strong>E. </strong><strong>Istilah dalam Teknologi Nirkabel</strong><br />
<strong>1. </strong><strong>802.11 a/b/g</strong></p>
<p>Istilah ini merupakan sebuah nomor standardisasi dari sistem WLAN yang ada saat ini. Dalam standardisasi ini diatur apa dan bagaimana jaringan WLAN bekerja. Mulai dari teknik modulasi sinyalnya, frekuensi range-nya, sampai jenis antena yang cocok digunakan. Masing-masing standar memiliki spesifikasi teknis yang berbeda-beda. Dengan demikian cara kerja, perangkat pendukung, dan performa yang dihasilkan dari setiap standar tersebut berbeda-beda satu sama lain.</p>
<p>Akibat dari kondisi ini, ketiga standar tersebut tidak dapat saling berhubungan satu sama lain. Maksudnya perangkat yang menggunakan standar 802.11a tidak akan dapat bekerja pada AP yang menggunakan standar 802.11b, begitu seterusnya.</p>
<p>Mungkin sebagian besar pengguna jaringan wireless pasti sudah pernah mendengar istilah yang terdiri dari angka dan huruf ini. Memang benar ketika Anda ingin menggunakan jaringan wireless, Anda harus mengetahui lebih dahulu perangkat Anda bekerja di standar yang mana. Karena jika Anda membeli perangkat yang tidak cocok dengan perangkat AP atau perangkat wireless lainnya, maka Anda tidak mungkin dapat terkoneksi ke jaringan tersebut. Untuk itu, sangat disarankan Anda meneliti dulu perangkat wireless Anda bekerja pada jenis apa.</p>
<p>Saat ini standar yang paling umum digunakan adalah standar 802.11b dan 802.11g. Namun, saat ini tidak jarang juga sebuah perangkat wireless sengaja dibuat dengan memiliki kemampuan bekerja pada ketiga standar tersebut. Jadi satu perangkat dilengkapi dengan tiga spesifikasi yang berbeda. Dengan demikian, Anda tidak akan kesulitan untuk terkoneksi kedalam jaringan wireless dengan standar apapun.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Standar 802.11b dan g pada Frekuensi 2,4 GHz</strong></p>
<p>Kedua standar tersebut memang bekerja pada frekuensi range 2,4 GHz. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa harus pada frekuensi tersebut? Frekuensi range ini termasuk dalam kategori pita frekuensi ISM (Industrial, Scientific, and Medical). Pita frekuensi ISM ini memang dialokasikan oleh badan standardisasi dan regulasi untuk digunakan sebebasbebasnya tanpa perlu diberi sistem perizinan (unlicenses). Maka dari itu, banyak sekali produk elektronik yang menggunakan pita frekuensi ini termasuk juga jaringan wireless.</p>
<p>Perangkat lain yang menggunakan frekuensi jenis ini juga cukup banyak, seperti microwave oven, cordless phone, wireless mic, dan banyak lagi perangkat lainnya. Biasanya perangkat yang menggunakan frekuensi ini adalah perangkat rumah tangga atau kedokteran yang hanya perlu memancarkan sinyal radio ber-power rendah. Development perangkat-perangkat yang menggunakan frekuensi jenis ini menjadi sangat pesat karena sifatnya yang bebas perizinan ini.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>802.11a Pada Frekuensi 5 GHz</strong></p>
<p>Pita frekuensi yang digunakan oleh standar ini tergolong dalam kategori UNII (Unlicensed National Information Infrastructure). Sama seperti pita frekuensi standar 802.11b/g, frekuensi ini juga tidak memerlukan perizinan untuk menggunakannya. Perbedaan yang paling mendasar dari kedua jenis frekuensi ini hanyalah sudah umum atau belumnya penggunaan frekuensi ini di masyarakat. Saat ini, frekuensi UNII 5 GHz ini masih jarang digunakan sehingga problem-problem seperti interferensi sangat jarang terjadi di sini.</p>
<p><strong>4. </strong><strong> WI-FI</strong></p>
<p>WI-FI merupakan istilah yang diberikan untuk sistem wireless LAN yang menggunakan standar 802.11 yang ada saat ini. Istilah WI-FI diciptakan oleh sebuah organisasi bernama WI-FI alliance yang bekerja menguji dan memberikan sertifikasi untuk perangkat-perangkat WLAN.</p>
<p>Perangkat wireless diuji berdasaarkan interoperabilitasnya dengan perangkat-perangkat wireless lain yang menggunakan standar yang sama. Setelah diuji dan lulus, sebuah perangkat akan diberi sertifikasi “WI-FI certified”. Artinya perangkat ini bisa bekerja dengan baik dengan perangkat-perangkat wireless lain yang juga bersertifikasi ini.</p>
<p>Pada awalnya, sertifikasi WI-FI hanya diberikan pada perangkat wireless yang bekerja pada standar 802.11b. Namun, saat ini standar ini juga diberikan pada semua perangkat yang menggunakan standar 802.11. Sertifikasi WI-FI sudah dianggap sebagai sertifikasi standar untuk perangkat wireless yang ada saat ini. WI-FI sudah banyak digunakan di berbagai sektor seperti bisnis, akademis, perumahan, dan banyak lagi.</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Access Point</strong></p>
<p>Access point atau yang lebih sering disebut dengan istilah AP merupakan sebuah perangkat penghubung antara jaringan wire dengan wireless. Maksudnya sebuah AP akan bertugas mengubah data yang lalu lalang di media kabel menjadi sinyal-sinyal radio yang dapat ditangkap oleh perangkat wireless. AP akan menjadi gerbang bagi jaringan wireless untuk dapat berkomunikasi dengan dunia luar maupun dengan antarsesama perangkat wireless di dalamnya.</p>
<p>Biasanya pada perangkat AP terdapat satu atau lebih interface untuk media kabel. Apakah port ethernet, port ADSL, Cable, line telepon biasa, dan banyak lagi. Interface media kabel tadi akan dibridging oleh AP tersebut ke dalam bentuk sinyal-sinyal radio, sehingga perangkat wireless dengan kabel tadi dapat terkoneksi. AP biasanya memiliki sistem antena untuk mentransmisikan sinyal-sinyalnya. Sistem antenanya pun bermacam-macam.</p>
<p>Penggunaan AP yang banyak tentu akan meningkatkan kapasitas pengguna dan juga jarak coverage jaringan wireless Anda. Selain itu, Anda juga dapat menciptakan sebuah sistem roaming WLAN. Maksudnya para pengguna dapat bergerak ke sana-ke mari dengan bebas tanpa terputus koneksinya karena sinyal-sinyal komunikasinya dapat dilayani oleh beberapa AP yang berbeda. Sistem yang sama juga digunakan dalam jaringan telepon selular.</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Wireless Gateway</strong></p>
<p>Wireless gateway biasanya adalah julukan yang diberikan untuk sebuah perangkat wireless yang memiliki kemampuan bertindak sebagai gateway untuk menuju ke Internet atau ke jaringan lain. Wireless gateway biasanya berupa AP yang memiliki interkoneksi dengan media lain seperti ADSL, kabel, line telepon, dan banyak lagi. Di dalam perangkat wireless gateway biasanya pasti terdapat fasilitas pendukung seperti kemampuan NAT dan VPN. Fasilitas ini tidak akan Anda temukan pada perangkat wireless biasa selain wireless gateway.</p>
<p><strong>7. </strong> <strong>Wireless SSID</strong></p>
<p>Anda mungkin sering mendengar istilah SSID pada segala sesuatu yang berhubungan dengan jaringan wireless. Sebenarnya apa sih SSID itu? SSID merupakan singkatan dari Service Set Identifier. Sebuah SSID memiliki fungsi untuk menamai sebuah jaringan wireless yang dipancarkan dari sebuah AP. Sistem penamaan ini adalah sistem kontrol pertama sebuah jaringan wireless. Maksudnya, dengan diberikannya sebuah nama, maka pengguna yang ingin bergabung dalam jaringan tersebut harus mengetahui nama ini terlebih dahulu. Jika nama yang dimasukkan oleh klien pengguna sama dengan nama yang ada di AP maka jaringan wireless tersebut baru dapat diakses. Jika tidak, maka Anda tidak akan mendapatkan apa-apa dalam jaringan tersebut meskipun sinyalnya bisa tertangkap. Sistem penamaan SSID dapat diberikan maksimal sebesar 32 karakter. Karakter-karakter tersebut juga dibuat case sensitive sehingga SSID dapat lebih banyak variasinya.</p>
<p><strong>F. </strong><strong>Keamanan Teknologi Nirkabel</strong></p>
<p>Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengamankan jaringan wireless. Karena media ini bekerja pada udara terbuka dan bebas, maka sinyal-sinyal komunikasi ini dapat dengan mudah ditangkap oleh siapapun.</p>
<p>Untuk itu, ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk lebih mempersulit para pengganggu untuk mengacau jaringan wireless. Metode tersebut adalah WEP, WPA, dan 802.1x.</p>
<p><strong>1. </strong><strong>WEP</strong></p>
<p>Teknik pengaman jaringan wireless yang satu ini merupakan kepanjangan dari Wired Equivalent Privacy. Teknik ini merupakan fasilitas opsional yang ada di dalam standar 802.11. Fitur ini akan membuat jaringan wireless Anda mempunyai keamanan yang hampir sama dengan apa yang ada dalam jaringan kabel. WEP menggunakan sistem enkripsi untuk memproteksi pengguna WLAN dalam level yang paling dasar. WEP memungkinkan administrator jaringan wireless membuat encription key yang akan digunakan untuk mengenkripsi data sebelum dikirimkan melalui jalan udara. Encription key ini biasanya dibuat dari 64 bit key awal dan dipadukan dengan algoritma enkripsi RC4.</p>
<p>Ketika fasilitas WEP diaktifkan, maka semua perangkat wireless (AP dan client) yang ada di jaringan harus dikonfigurasi dengan menggunakan key yang sama. Hak akses dari seseorang atau sebuah perangkat akan ditolak jika key yang dimasukkan tidak sama.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>WPA</strong></p>
<p>WI-FI Protected Access atau disingkat dengan istilah WPA, merupakan teknik pengaman jaringan wireless LAN yang diklaim lebih canggih dari WEP. Dengan disertai teknik enkripsi yang lebih advanced dan tambahan pengaman berupa otentikasi dari penggunanya, maka WPA akan jauh lebih hebat mengamankan Anda pengguna WLAN.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>802.1x</strong></p>
<p>Teknik pengaman yang satu ini akan mengharuskan semua pengguna jaringan wireless untuk melakukan proses otentikasi terlebih dahulu sebelum dapat bergabung dalam jaringan. Sistem otentikasinya dapat dilakukan dengan banyak cara, namun sistem otentikasi menggunakan pertukaran key secara dinamik. Sistem pertukaran key secara dinamik ini dapat dibuat dengan menggunakan Extensible Authentication Protocol (EAP). Sistem EAP ini sudah cukup banyak terdapat di dalam implementasi fasilitas-fasilitas di RADIUS.</p>
<p>Dalam metode ini, software key management dimasukkan pada perangkat WLAN client. Dalam asosiasi pertama dengan perangkat AP, software tersebut akan memberitahukan pengguna untuk memasukkan identitas jaringan WLAN yang ingin dimasukki seperti username password misalnya. Identitas ini kemudian diteruskan ke EAP atau RADIUS server melalui AP untuk proses otentikasi. Ketika authentikasi berhasil, seperangkat encription key diberikan untuk perangkat AP dan juga client untuk dapat saling berkomunikasi. Namun, key ini hanya berlaku dalam satu sesi komunikasi saja. Ketika penggunanya melakukan roaming atau berpindah-pindah AP, maka encryption key yang dinamik ini akan dikirimkan oleh AP yang memilikinya ke seluruh AP yang terkoneksi dengannya.</p>
<p><strong>G. </strong><strong>Keuntungan Menggunakan WLAN daripada Media Kabel</strong></p>
<p>Media wireless menawarkan cukup banyak keuntungan bagi penggunanya. Berikut ini adalah beberapa keuntungannya:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan produktivitas</li>
</ul>
<p>Jaringan WLAN sangat mudah untuk diimplementasikan, sangat rapi dalam hal fisiknya yang dapat meneruskan informasi tanpa seutas kabel pun, sangat fleksibel karena bisa diimplementasikan hampir di semua lokasi dan kapan saja, dan yang menggunakannya pun tidak terikat di satu tempat saja. Dengan semua faktor yang ada ini, para penggunanya tentu dapat melakukan pekerjaan dengan lebih mudah Akibatnya pekerjaan menjadi lebih cepat dilakukan, tidak membutuhkan waktu yang lama hanya karena masalah-masalah fisikal jaringan dari PC yang mereka gunakan. Berdasarkan faktor inilah, wireless LAN tentunya dapat secara tidak langsung meningkatkan produktivitas kerja dari para penggunanya. Cukup banyak faktor penghambat yang ada dalam jaringan kabel dapat dihilangkan jika Anda menggunakan media ini. Meningkatnya produktivitas kerja para karyawannya, tentu akan sangat bermanfaat bagi perusahaan tempat mereka bekerja, bukan?</p>
<ul>
<li>Cepat dan sederhana implementasinya</li>
</ul>
<p>Implementasi jaringan WLAN terbilang mudah dan sederhana. Mudah karena Anda hanya perlu memiliki sebuah perangkat penerima dan pemancar untuk membangun sebuah jaringan wireless. Setelah memilikinya, konfigurasi sedikit dan Anda siap menggunakan sebuah jaringan komunikasi data baru di dalam lokasi Anda. Namun, tidak sesederhana itu jika Anda menggunakan media kabel.</p>
<ul>
<li>Fleksibel</li>
</ul>
<p>Media wireless LAN dapat menghubungkan Anda dengan jaringan pada tempat-tempat yang tidak bisa diwujudkan oleh media kabel. Jadi fleksibilitas media wireless ini benar-benar tinggi karena Anda bisa memasang dan menggunakannya di mana saja dan kapan saja, misalnya di pesta taman, di ruangan meeting darurat, dan banyak lagi.</p>
<ul>
<li>Dapat mengurangi biaya investasi</li>
</ul>
<p>Wireless LAN sangat cocok bagi Anda yang ingin menghemat biaya yang akan dikeluarkan untuk membangun sebuah jaringan komunikasi data. Tanpa kabel berarti juga tanpa biaya, termasuk biaya kabelnya sendiri, biaya penarikan, biaya perawatan, dan masih banyak lagi. Apalagi jika Anda membangun LAN yang sering berubah-ubah, tentu biaya yang Anda keluarkan akan semakin tinggi jika menggunakan kabel.</p>
<ul>
<li>Skalabilitas</li>
</ul>
<p>Dengan menggunakan media wireless LAN, ekspansi jaringan dan konfigurasi ulang terhadap sebuah jaringan tidak akan rumit untuk dilakukan seperti halnya dengan jaringan kabel. Di sinilah nilai skalabilitas jaringan WLAN cukup terasa.</p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/06/wireless-dan-wimax/&via=aanchoto&text=Wireless dan WiMAX&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/06/wireless-dan-wimax/&via=aanchoto&text=Wireless dan WiMAX&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/06/wireless-dan-wimax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Multimedia</title>
		<link>http://aanchoto.com/2010/06/multimedia/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2010/06/multimedia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 02:58:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[I. Pengertian Multi Media Multimedia adalah ilmu yang mempelajari pengolahan data yang berupa teks, suara, gambar, baik statis maupun dinamis. Multimedia juga dapat didefinisikan sebagai gabungan beberapa elemen. Yakni, 1. Elemen Teks Terdiri dari huruf, nomor, dll. Aplikasi dari elemen teks adalah WORD PROCESSING. Yang meliputi, *Microsoft word, *Notepad, dan *Office org. 2. Elemen Graphic Terdiri&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>I. </strong><strong>Pengertian Multi Media</strong></p>
<p><strong>Multimedia</strong> adalah ilmu yang mempelajari pengolahan data yang berupa teks, suara, gambar, baik statis maupun dinamis. Multimedia juga dapat didefinisikan sebagai gabungan beberapa elemen. Yakni,</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Elemen Teks </strong></p>
<p>Terdiri dari huruf, nomor, dll. Aplikasi dari elemen teks adalah <strong>WORD PROCESSING</strong>. Yang meliputi, *Microsoft word, *Notepad, dan *Office org.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Elemen Graphic</strong></p>
<p>Terdiri dari objek yang berupa garis- garis, kotak, bulatan, shading, fill colours. Aplikasi dari elemen ini adalah <strong>DRAW PROGRAM</strong>. Yang meliputi, *Corel draw, *Adobe illustrator, dan * Adobe flash.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Elemen Image (gambar)</strong></p>
<p>Terdiri dari gambar statik hasil kombinasi banyak pixel. Aplikasi elemen ini adalah <strong>PAINT PROGRAM</strong>. Yang meliputi, * Adobe photoshop, * Scanner maching, dan * ms. Paint.<span id="more-400"></span></p>
<p><strong>4. </strong><strong>Elemen Audio</strong></p>
<p>Terdiri dari Sound (suara) Seperti musik player, dll. Aplikasi elemen ini adalah <strong>RECORDING</strong>, yang meliputi * cooledit pro 2.0 Dan komponen <strong>PLAYER</strong>. yang meliputi, *Winamp, * Jet audio, * Real player, dll.</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Elemen Visual</strong></p>
<p>Terdiri dari susunan gambar yang digerakkan. Aplikasi dari elemen ini adalah <strong>VIDEO EDITING</strong>. Yang meliputi , * Adobe premiere, * Canopus edius, dan * Pinnacle studios. Dan <strong>ANIMASI</strong>, yang meliputi, * Adobe after effect, * Adobe potoshop, * Adobe Flash.</p>
<p>Multimedia juga  dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yangberbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk<br />
text, audio, grafik, animasi, dan video.</p>
<p>Beberapa definisi menurut beberapa ahli:</p>
<ol>
<li>Kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996)</li>
<li>Kombinasi dari tiga elemen: suara, gambar, dan teks (McComick,<br />
1996)</li>
<li>Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output. Media ini<br />
dapat berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan<br />
gambar (Turban dan kawan-kawan, 2002)</li>
<li>Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif<br />
yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Robin<br />
dan Linda, 2001)</li>
<li>Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter 2001 adalah:<br />
pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks,<br />
grafik, audio, video, dengan menggunakan tool yang memungkinkan<br />
pemakai berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi.</li>
</ol>
<p>Menurut wikipedia.org:</p>
<p>Komputer Multimedia adalah sebuah komputer yang dikonfigurasi sesuai<br />
dengan rekomendasi dan memiliki sebuah CD-ROM. Standarisasi komputer<br />
mutlimedia dilakukan oleh &#8220;Multimedia PC Marketing Council&#8221;, sebuah<br />
kelompok kerja dari sebuah perusahaan yang dahulu bernama Software<br />
Publishers Association (sekarang bernama Software and Information Industry<br />
Association). Perusahaan ini merupakan gabungan dari Microsoft, Creative<br />
Labs, Dell, Gateway, dan Fujitsu.</p>
<p>Menurut IBM :</p>
<p>Multimedia adalah gabungan video, audio, grafik dan teks dalam suatu produksi bertingkat berbasis komputer yang dapat dialami secara interaktif atau menurut McCormick multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen yaitu suara, gambar dan teks atau menurut Robin dan Linda multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks,</p>
<p><strong>II. </strong><strong>Sejarah Multimedia</strong></p>
<p>Istilah multimedia berawal dari teatre, bukan komputer, pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia. Multimedia memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang lebih kaya daripada media tabel dan grafik konvensional. Pemakai dapat melihat gambar 3 dimensi, foto video bergerak, animasi dan mendengar suara stereo. Output multimedia sekarang inikita jumpai dimana-manaantara lain cover majalah, video game film dll. Selain itu pula multimedia digunakan sebagai alat untuk meningkatkan bersaing.</p>
<p>Secara umum multimedia merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks, definisi lain dari multimedia, yaitu dengan menempatkanya dalam konteks, seperti yang dilakukan oleh hofstter(2001), multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi). Dalam definisi ini terdata elemen penting multimedia yaitu</p>
<ul>
<li>Harus ada komputer yang mengkordinasikan apa yang dilihat dan didengar</li>
<li>Harus ada link menghubungkan kita dengan informasi</li>
<li>Harus ada alat nafigasi yang membantu kita</li>
<li>Menyediakan tempat bagi kita untuk mengumpulkan, memproses dan mengkomunikasikan informasi.</li>
</ul>
<p><strong>III. </strong><strong>Perkembangan Multimedia </strong></p>
<p>Kamus Informasi dan Teknologi karangan Dudy Misky (2005:180) mendefinisikan multimedia sebagai suatu PC, sistem dokumen, dan lain-lain yang mengkombinasikan teks, grafik, suara, film atau media lain.</p>
<p>Mengutip dari Robin dan Linda, Suyanto (2003:21) mengartikan Multimedia adalah alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan gambar video.</p>
<p>Definisi lain dari multimedia, yaitu dengan menempatkannya dalam konteks, seperti yang dilakukan Hofstetter (2001), multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi (Suyanto dari Hoffstetter, 2003:21). Kelebihan Inilah yang menyebabkan tampilan multimedia lebih dinamis dan menyenangkan bagi user.</p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/06/multimedia/&via=aanchoto&text=Multimedia&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2010/06/multimedia/&via=aanchoto&text=Multimedia&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2010/06/multimedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

