<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aan Choto 阿安國德 &#187; Social Networking</title>
	<atom:link href="http://aanchoto.com/category/komputer/internet/social-networking/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aanchoto.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 May 2012 16:18:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Fitur dan Kelebihan Google+</title>
		<link>http://aanchoto.com/2011/07/fitur-dan-kelebihan-googleplus/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2011/07/fitur-dan-kelebihan-googleplus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 18:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=1320</guid>
		<description><![CDATA[Google+, situs jejaring social terbaru dari Google Google nampaknya masih belum puas dengan kesuksesan Android dalam meraih minat pasar. Berita terbaru, Google baru saja merilis sebuah situs jejaring social yang notabene akan menyaingi situs-situs serupa seperti Facebook, Myspace, Twitter, dan lain-lain. Namun pertanyaanya, apa yang membuat Google+ berbeda dengan situsjejaring social lainnya? Berikut ini adalah&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Google+, situs jejaring social terbaru dari Google</p>
<p>Google nampaknya masih belum puas dengan kesuksesan Android dalam meraih minat pasar. Berita terbaru, Google baru saja merilis sebuah situs jejaring social yang notabene akan menyaingi situs-situs serupa seperti Facebook, Myspace, Twitter, dan lain-lain.</p>
<p>Namun pertanyaanya, apa yang membuat Google+ berbeda dengan situsjejaring social lainnya? Berikut ini adalah beberapa fitur-fitur yang ditawarkan oleh Google+:</p>
<p>1. +Circle</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1321" title="google-plus-circles" src="http://aanchoto.com/wp-content/uploads/2011/07/google-plus-circles.jpg" alt="" width="175" height="172" /><br />
+Circle adalah fitur Google+ yang membuat anda dapat berbagi berbagai dengan teman-teman anda. Kadang kala anda ingin berbagi sebuah foto dengan pacar, kekasih atau istri anda, namun tak ingin foto itu diketahui orang lain. Pun juga ketika anda tak ingin bos tempat bekerja anda mengetahui rahasia pribadi anda. Semua hal itu bisa dilakukan dengan adanya +Circle<span id="more-1320"></span></p>
<p>2. +Sparks<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-1322" title="google-sparks" src="http://aanchoto.com/wp-content/uploads/2011/07/google-sparks.jpg" alt="" width="255" height="184" /><br />
Dengan adanya fasilitas +Sparks, anda dapat menemukan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama dengan anda. Misalnya anda sangat suka dan ingin ngobrol dengan seseorang mengenai fotografi, anda dapat melakukannya di sini.</p>
<p>3. +Hangout<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-1323" title="google-hangouts" src="http://aanchoto.com/wp-content/uploads/2011/07/google-hangouts.png" alt="" width="284" height="214" /><br />
+Hangout adalah layanan video calling yang ditawarkan oleh Google+.<br />
Dengan adanya fitur ini, anda dapat bertatap muka secara langsung dengan orang-orang yang ada dalam “Circle” anda.</p>
<p>4. +Mobile<br />
Fasilitas +Mobile memudahkan anda untuk mengakses Google+ dari mana saja. Cukup online di ponsel anda, maka anda dapat terhubung langsung dengan orang-orang yang ingin anda temui di dunia maya.</p>
<p>5. +Location<br />
+Location adalah sarana untuk memberitahukan kepada orang-orang yang ada di circle anda mengenai posisi anda saat ini. Anda dapat menggantinya kapan saja, misalkan saja anda saat ini sedang makan siang sendirian di restoran, dengan memberi tahu semua orang di circle anda, mungkin anda akan mendapatkan teman makan siang bersama.</p>
<p>6. +Instant Upload<br />
+Instant Upload adalah fasilitas yang membuat anda dapat berbagi video, foto atau hal-hal lain dengan sangat cepat, seperti namanya, instant.</p>
<p>7. +Huddle<br />
+Huddle adalah semacam grup chatting. Dengan +Huddle, anda dapat memberitahukan sesuatu hal dengan sangat cepat kepada orang-orang yang anda inginkan.</p>
<p>8. +You<br />
Dan fasilitas terakhir adalah +You. Google memberikan hal terakhir ini sebagai bentuk privasi Google+ bagi masing-masing orang. Entah apakah anda mau memberitahukan hal pribadi anda kepada public ataupun tetap menyimpanya erat-erat, itu terserah anda sendiri.</p>
<p>Berkaitan dengan dirilisnya Google+ oleh Google, beberapa pihak beranggapan bahwa situs jejaring ini akan menyaingi bahkan mengalahkan Facebook sebagai situs jejaring dengan pengguna terbanyak. Saat ini Google sudah mencatat terdapat 25 juta orang yang sudah menjadi pengguna Google+. Jika angka tersebut dibandingkan dengan jumlah pengguna Facebook, tentu sangatlah kecil. Bayangkan Facebook saat ini memiliki hampir 750 juta Facebooker. Sangat jauh sekali perbedaan antara keduanya. Tapi durasi lama Google bisa mendapatkan 25 juta pengguna tersebut memang fantastis dan langkah awal Google+ untuk menjaring pengguna cukup efektif.</p>
<p>Bayangkan hanya dalam beberapa minggu saja mereka sudah memiliki 25 juta pengguna. Bagaimana jika hal ini terus berlanjut selama sebulan, setahun, atau dua tahun? Tentunya akan menjadi hal tersendiri.</p>
<p><a href="http://www.beritateknologi.com/google-situs-jejaring-social-dari-google-apa-saja-kelebihan-dan-fiturnya/" target="_blank">Sumber</a></p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2011/07/fitur-dan-kelebihan-googleplus/&via=aanchoto&text=Fitur dan Kelebihan Google+ &related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2011/07/fitur-dan-kelebihan-googleplus/&via=aanchoto&text=Fitur dan Kelebihan Google+ &related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2011/07/fitur-dan-kelebihan-googleplus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook dan Twitter Masuk Kurikulum Sekolah</title>
		<link>http://aanchoto.com/2011/07/facebook-dan-twitter-masuk-kurikulum-sekolah/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2011/07/facebook-dan-twitter-masuk-kurikulum-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 15:57:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=1313</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa sekolah di Australia didesak menyediakan kelas khusus untuk mempelajari Facebook dan Twitter. Rencana tersebut diajukan dengan alasan untuk mencegah kekerasan di ranah cyber dan kriminalitas di dunia online. Asosiasi orang tua di beberapa negara telah mengimbau sekolah-sekolah di sana untuk mengajarkan siswa tentang etiket berinternet serta cara memproteksi privacy dan konten-konten yang sensitif. Langkah&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa sekolah di Australia didesak menyediakan kelas khusus untuk mempelajari Facebook dan Twitter. Rencana tersebut diajukan dengan alasan untuk mencegah kekerasan di ranah cyber dan kriminalitas di dunia online.</p>
<p>Asosiasi orang tua di beberapa negara telah mengimbau sekolah-sekolah di sana untuk mengajarkan siswa tentang etiket berinternet serta cara memproteksi privacy dan konten-konten yang sensitif. Langkah tersebut dilakukan setelah terjadi serangkaian kasus bunuh diri di Australia yang diduga akibat dampak dari cyber bullying (kekerasan di dunia cyber), serta posting konten rasis dan seksual.<span id="more-1313"></span></p>
<p>Pendidikan menggunakan Facebook dan Twitter akan diajarkan di sekolah-sekolah di Australia melengkapi kelas internet sehat yang telah dimulai sebelumnya. Sebuah sekolah khusus laki-laki di Sidney bahkan pernah mengirim surat kepada orang tua murid untuk mengingatkan bahwa anak-anak mereka masih kurang dewasa dalam memahami konseksuensi dari tindakan mereka di situs jejaring sosial.</p>
<p>Asosiasi orang tua dan masyarakat di New South Wales yang mewakili orang tua dari sekitar 2.200 sekolah telah meminta kepada pemerintah agar secara resmi memasukkan kelas jejaring sosial kepada kurikulum pendidikan di Australia. Hal ini dilakukan untuk mengajarkan siswa lebih selektif dalam menyebarkan link-link yang sensitif serta update status yang memancing pertengkaran atau permusuhan.</p>
<p>&#8220;Anak-anak terlibat dalam tindakan tanpa memikirkan konsekuensi,&#8221; ujar seorang juru bicara asosiasi, David Giblin. &#8220;Cyber bullying bukan masalah yang mudah hilang dan dilupakan. Anak-anak yang merasa tertekan karena mengalami pelecehan dan kekerasan di dunia maya akan merasa terintimidasi dan depresi yang dapat menjurus kepada tindakan bunuh diri,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Thomas Tudehope, sorang analis sosial media mengatakan, cyber bullying di sekolah-sekolah Australia sudah melebihi batas kontrol dan wajib untuk segera dibuat kurikulum khusus agar anak-anak bisa lebih mengerti cara menggunakan internet dengan bijak. &#8220;Kami beresiko kehilangan generasi muda Australia apabila hal ini tidak segera direalisasikan. Anak muda Australia harus memiliki keprihatinan terhadap orang lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Asosisasi orang tua juga menambahkan, bahwa kelas khusus jejaring sosial nantinya juga akan membantu guru yang seringkali tidak menyadari potensi resiko dari situs jejaring sosial bagi para siswanya.</p>
<p><a href="http://tekno.kompas.com/read/2011/07/26/2002479/Facebook.dan.Twitter.Masuk.Kurikulum.Sekolah" target="_blank">Sumber</a></p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2011/07/facebook-dan-twitter-masuk-kurikulum-sekolah/&via=aanchoto&text=Facebook dan Twitter Masuk Kurikulum Sekolah&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2011/07/facebook-dan-twitter-masuk-kurikulum-sekolah/&via=aanchoto&text=Facebook dan Twitter Masuk Kurikulum Sekolah&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2011/07/facebook-dan-twitter-masuk-kurikulum-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rata-rata Pengguna Facebook Indonesia Paling Muda di Dunia</title>
		<link>http://aanchoto.com/2011/04/rata-rata-pengguna-facebook-indonesia-paling-muda-di-dunia/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2011/04/rata-rata-pengguna-facebook-indonesia-paling-muda-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 14:57:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=1186</guid>
		<description><![CDATA[Statistik terakhir menunjukkan bahwa pengguna Facebook di Indonesia rata-rata paling muda sedunia. Demikian hasil pemetaan yang dilakukan iCrossing, perusahaan konsultan iklan di Inggris berdasarkan data pengguna Facebook Maret 2011. &#8220;Di Inggris dan Amerika rata-rata pengguna Facebook berusia 31 tahun, namun di negara seperti India, Filipina, dan Indonesia rata-rata usia 20 tahunan,&#8221; tulis Gregory Lyons, analis&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-1187" title="facebook user" src="http://aanchoto.com/wp-content/uploads/2011/04/facebook-user.jpg" alt="" width="372" height="186" />Statistik terakhir menunjukkan bahwa pengguna Facebook di Indonesia rata-rata paling muda sedunia. Demikian hasil<a href="http://connect.icrossing.co.uk/wp-content/uploads/2011/04/Global-Facebook-Statistics.jpg"> pemetaan</a> yang dilakukan iCrossing, perusahaan konsultan iklan di Inggris berdasarkan data pengguna Facebook Maret 2011.</p>
<p>&#8220;Di  Inggris dan Amerika rata-rata pengguna Facebook berusia 31 tahun, namun  di negara seperti India, Filipina, dan Indonesia rata-rata usia 20  tahunan,&#8221; tulis Gregory Lyons, analis iCrossing dalam situsnya,</p>
<p>Berdasarkan data tersebut, rata-rata pengguna Facebook  di Indonesia adalah 23 tahun. Negara berkembang lainnya seperti  Filipina, India, dan Afrika Selatan sedikit lebih tua yakni 25 tahun.</p>
<p>Data  tersebut juga memperlihatkan bahwa Indonesia kini menempati rangking  kedua jumlah pengguna Facebook di seluruh dunia dengan lebih dari 35  juta pengguna. Pengguna terbesar masih AS dia atas 152 juta pengguna.  Inggris telah dilampaui Indonesia turun ke urutan ketiga mendekati 29  juta pengguna.</p>
<p>Namun, di Indonesia, meski pengguna Facebook sangat  banyak, tingkat ketergantungannya sangat rendah. Rata-rata pengguna di  Indonesia hanya mengunjungi Facebook 7 kali dalam sebulan. Pengguna  Facebook Indonesia masih kalah adiktif ketimbang Filipina yang hanya  sekitar 22 juta pengguna, namun rata-rata kunjungan 30 kali sebulan.</p>
<p>Di  AS dengan pengguna yang begitu banyak, tingkat keaktifan atau  ketergantungan kepada Facebook sangat tinggi hingga lebih dari 70 kali  kunjungan setiap bulan. begitu pula di Inggris dengan rata-rata 68 kali  sebulan.</p>
<p>iCrossing juga menyoroti gender pengguna Facebook. Di  negara maju seperti AS dan Inggris, pengguna perempuan sedikit lebih  banyak. Yakni 55 persen perempuan di AS dan 52 persen perempuan di  Inggris. Namun, di negara-negara yang budayanya didominasi laki-laki  seperti Arab Saudi, Turki, dan India, pengguna laki-laki lebih  banyak.Begitu juga di Indonesia, pengguna laki-laki lebih banyak.</p>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2011/04/rata-rata-pengguna-facebook-indonesia-paling-muda-di-dunia/&via=aanchoto&text=Rata-rata Pengguna Facebook Indonesia Paling Muda di Dunia&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2011/04/rata-rata-pengguna-facebook-indonesia-paling-muda-di-dunia/&via=aanchoto&text=Rata-rata Pengguna Facebook Indonesia Paling Muda di Dunia&related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2011/04/rata-rata-pengguna-facebook-indonesia-paling-muda-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perilaku Aman di Jejaring Sosial</title>
		<link>http://aanchoto.com/2011/04/perilaku-aman-di-jejaring-sosial/</link>
		<comments>http://aanchoto.com/2011/04/perilaku-aman-di-jejaring-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 14:34:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan Choto 阿安國德</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aanchoto.com/?p=1178</guid>
		<description><![CDATA[Makin populernya jejaring sosial berarti makin kuat tekanan pada orang untuk memiliki Friend atau Follower sebanyak-banyaknya. Di lingkar sosial tertentu, salah satu yang dipandang adalah berapa luas jejaring yang dimiliki orang tersebut. Istilahnya begini, semakin banyak Friend atau Follower, maka semakin tinggi derajat orang itu. Pengguna internet pun bagai takluk pada demam popularitas dan bisa&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-1180" title="facebook" src="http://aanchoto.com/wp-content/uploads/2011/04/facebook.jpg" alt="" width="285" height="192" />Makin populernya jejaring sosial berarti makin kuat tekanan pada orang  untuk memiliki Friend atau Follower sebanyak-banyaknya. Di lingkar  sosial tertentu, salah satu yang dipandang adalah berapa luas jejaring  yang dimiliki orang tersebut.</p>
<p>Istilahnya begini, semakin banyak  Friend atau Follower, maka semakin tinggi derajat orang itu. Pengguna  internet pun bagai takluk pada demam popularitas dan bisa jadi melakukan  segala cara untuk mencari Friend atau Followes. Bahkan hingga  menampilkan gambar yang menggoda, pada orang yang mereka sebenarnya  tidak kenal.</p>
<p>Padahal, penjahat cyber saat ini sudah semakin  canggih. Mereka tak ketinggalan dalam menggunakan taktik rekayasa sosial  untuk membujuk korban dari sisi emosional. Dengan memanfaatkan sifat  baik dan rasa belas asih manusia, penjahat cyber ini memupuk rasa  percaya yang palsu pada korbannya. <span id="more-1178"></span></p>
<p>Penjahat menyelinap dan  menyusup di situs-situs yang dipercaya, atau di tempat yang sering  digunakan untuk mengunduh konten ilegal, dan memakai jalur-jalur itu  untuk menyebarkan program jahat mereka.</p>
<p>Pengguna yang tak awas  bisa mengklik link apapun yang dikirimkan &#8216;teman&#8217; mereka. Pengguna ini  bisa jadi senang menerima &#8216;deal&#8217; online dan mengunjungi situs berbagai  (peer-to-peer) untuk mengunduh musik gratisan. Pengguna yang seperti itu  punya kesempatan lebih besar untuk menjadi korban kejahatan cyber.</p>
<p>Berikut ada beberapa tips untuk tetap aman saat melakukan aktivitas di sosial media:</p>
<ul>
<li>Hindari mengumbar detil pribadi</li>
<li>Pastikan Anda membaca, memahami dan mengatur setting privacy akun Anda.</li>
<li>Pastikan URL yang Anda kunjungi memang sungguh-sungguh milik jejaring sosial itu.</li>
<li>Ketikkan nama domain langsung di box pada browser Anda, bukan dari mengklik link.</li>
<li>Miliki piranti lunak keamanan yang komprehensif, up-to-date dan  berbayar. Terutama yang memiliki tools untuk menemukan link tidak aman  di situs jejaring sosial. Tools ini bahkan ada yang tersedia gratis &#8212;  yang bisa memantau News Feed akun Anda dan membantu menunjukkan mana  link yang aman dan mana yang tidak.</li>
<li>Perhatikan posting Anda. Karena jejak informasi digital akan  bertahan selamanya, ingatlah apa yang Anda katakan di situs baik tentang  diri Anda maupun orang lain. Ingatlah bahwa informasi itu akan tersebar  luas dan nyaris tidak mungkin untuk dihilangkan sama sekali.</li>
</ul>
<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2011/04/perilaku-aman-di-jejaring-sosial/&via=aanchoto&text= Perilaku Aman di Jejaring Sosial &related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://aanchoto.com/2011/04/perilaku-aman-di-jejaring-sosial/&via=aanchoto&text= Perilaku Aman di Jejaring Sosial &related=:&lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aanchoto.com/2011/04/perilaku-aman-di-jejaring-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

