Archive for December, 2010
Cooperative Learning melalui Tipe Jigsaw dan Teams Games Tournaments
Dec 21st
Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan, dalam pengetahuan, pemahaman, ketrampilan dan nilai sikap, dimana perubahan ini tidak lepas dari peran guru sebagai pengajar. Dalam proses belajar ini pula keaktifan tiap siswa dalam melakukan eksplorasi, penemuan-penemuan baru supaya lebih ditingkatkan. Agar proses belajar berjalan dengan baik hendaknya seting kelas berbentuk kooperatif, sehingga siswa dapat saling memunculkan strategi-strategi pemecahan masalah yang sesuai dengan kemampuannya yang mandiri, efektif dan dibawah bimbingan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih mampu.
Guru dalam kegiatan belajar mengajar tidak harus terpaku dengan menggunakan satu model. Guru sebaiknya juga menggunakan model yang bervariasi agar jalannya pembelajaran tidak membosankan tetapi menarik perhatian anak didik. Seorang guru harus kompeten dalam memilih suatu model pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran. Pembelajaran kooperatif atau cooperative learning merupakan suatu model pengajaran dimana siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil yang mempunyai tingkat kemampuan bebeda-beda. More >
Perkembangan Kalkulus
Dec 21st
Sejarah perkembangan kalkulus bisa diketahui pada beberapa periode zaman, yaitu zaman kuno, zaman pertengahan, dan zaman modern. Pada periode zaman kuno beberapa pemikiran tentang integral kalkulus telah muncul, namun tidak dikembangkan dengan baik dan sistematis. Perhitungan volume dan luas, fungsi utama dari integral kalkulus, bisa ditelusuri kembali pada Papirus Moskow Mesir (c. 1800 SM), yang mana orang Mesir menghitung volume dari frustrum piramid. Archimedes mengembangkan pemikiran ini lebih jauh, menciptakan heuristik yang menyerupai integral kalkulus.
Pada zaman pertengahan, matematikawan India, Aryabhata, menggunakan konsep kecil tak terhingga pada tahun 499 dan mengekspresikan masalah astronomi dalam bentuk persamaan diferensial dasar Persamaan ini kemudian mengantar Bhāskara II di abad ke-12 mengembangkan bentuk awal turunan yang mewakili perubahan yang sangat kecil tak terhingga dan menjelaskan bentuk awal dari “Teorema Rolle”. More >
Tabel Periodik Kimia Diperbarui ???
Dec 21st

Tabel periodik yang selama ini dikenal-bahkan sudah dihapal oleh para siswa-akan diperbarui dengan menambah informasi berat atom untuk 10 unsur kimia.
Perubahan pertama kali dalam sejarah itu perlu diambil karena menurut para ahli kimia dan ahli fisika, berat atom harusnya ditampilkan dalam suatu rentang, bukan angka yang tetap. Tabel periodik yang baru itu akan lebih akurat dalam menggambarkan elemen tersebut di alam. More >
Administrasi Humas
Dec 21st
A. Pengertian Humas
Hubungan Masyarakat, atau sering disingkat humas (bahasa Inggris : public relation) adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik, sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu / organisasi. Sebagai sebuah profesi. mendidik, meyakinkan, akan sesuatu atau membuat masyarakt mengerti dan menerima sebuah institusi. Seorang humas selanjutnya diharapkan untuk membuat program – program sebuah institusi dalam mengambil tindakan secara sengaja dan terencana dalam upaya – upayanya mempertahankan, dan memelihara pengertian bersama antara organisasi dan masyarakatnya. More >
Geometri Dimensi Tiga Kubus
Dec 16th
Kubus adalah contoh sebuah benda ruang yang dibatasi oleh enam bidang datar yang masing-masing berbentuk persegi yang sama dan sebangun, nama lain dari kubus adalah bidang enam beraturan. Dibawah ini adalah gambar dari kubus.
|
Gambar 1 |
- Sisi, rusuk, dan titik sudut kubus
a. Sisi kubus, enam buah persegi pada kubus itu disebut sisi kubus, sisi-sisi kubus tersebut adalah bidang ABCD, EFGH, BCGF, ADHE, ABFE, dan DCGH
b. Rusuk kubus, rusuk kubus merupakan garis persekutuan antara dua sisi kubus, rusuk sebuah kubus berjumlah 12 buah. Rusuk-rusuk tersebut adalah AB, BC, CD, DA, EF, FG, GH, HE, AE, BF, CG, dan DH.
c. Titik sudut kubus, titik sudut kubus adalah persekutuan tiga rusuk atau tiga bidang sisi, banyaknya titik sudut sebuah kubus adalah delapan buah yaitu A,B,C,D,E,F,G, dan H.
d. Rumus Euler, pada sebuah kubus terdapat 6 (S=6)buah sisi, banyaknya rusuk ada 12 (R=12) buah dan banyaknya titik sudut ada 8 (T=8) buah. Hubungan antara S,R, dan T dapat dituliskan dengan persamaan : S + T = R + 2. More >
